WhatsApp Icon
Gebyar Zakiyah Himpun Rp1,6 Miliar, BAZNAS Kabupaten Serang Santuni 1.000 Anak Yatim di Peringatan Nuzulul Quran

Serang, 10 Maret 2026 — Pemerintah Kabupaten Serang bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Serang menggelar kegiatan Gebyar Zakiyah (Zakat, Infak, Sedekah dan Fidyah) dan Peringatan Nuzulul Quran yang dirangkaikan dengan santunan kepada 1.000 anak yatim.

Bupati Serang, Hj. Ratu Rachmatuzakiyah, S.Pd. M.M. menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum yang sangat istimewa karena selain memperingati Nuzulul Quran juga diisi dengan kegiatan sosial berupa santunan kepada anak-anak yatim di Kabupaten Serang.

“Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Serang dengan BAZNAS Kabupaten Serang. Alhamdulillah Pak Ketua BAZNAS menyampaikan bahwa dari program Gebyar Zakiyah telah terkumpul kurang lebih Rp1,6 miliar dan insya Allah masih akan terus bertambah,” ujar Zakiyah, Selasa (10/3/2026).

Ia juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pimpinan dan seluruh jajaran BAZNAS Kabupaten Serang atas profesionalisme dalam mengelola dana umat. Menurutnya, zakat tidak hanya sekadar pengumpulan dana, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam upaya mengentaskan kemiskinan di Kabupaten Serang.

“Program zakat ini tentu bukan sekadar pengumpulan dana, tetapi merupakan instrumen penting dalam rangka mengentaskan kemiskinan di wilayah Kabupaten Serang,” jelasnya.

Bupati juga menegaskan bahwa masih banyak masyarakat yang membutuhkan perhatian, seperti anak yatim, fakir miskin, serta para mustahik yang perlu mendapatkan bantuan dan santunan. Oleh karena itu, ia mengimbau kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan para pengusaha di Kabupaten Serang untuk menyalurkan zakatnya melalui BAZNAS Kabupaten Serang.

“Saya mengimbau kepada seluruh ASN dan para pengusaha di Kabupaten Serang untuk mempercayakan pembayaran zakatnya kepada BAZNAS Kabupaten Serang, agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Serang, H. Badrudin, S.Ag., M.M. menjelaskan bahwa santunan diberikan kepada 1.000 anak yatim yang berasal dari 50 panti asuhan di Kabupaten Serang. Setiap anak menerima santunan sebesar Rp450.000 serta bantuan perlengkapan sekolah.

“Total anggaran yang disalurkan untuk santunan anak yatim ini mencapai sekitar Rp450 juta. Sementara itu, untuk Gebyar Zakiyah tahun ini telah terkumpul sekitar Rp1,6 miliar dan seluruh dana tersebut sudah masuk,” jelas Badrudin.

Selain santunan anak yatim, pada bulan suci Ramadan tahun ini BAZNAS Kabupaten Serang juga menyalurkan berbagai program bantuan lainnya, di antaranya beasiswa pendidikan bagi siswa SD/MI dan SMP/MTs, bantuan untuk guru madrasah, guru ngaji, pemandi jenazah, marbot masjid, serta berbagai program sosial keagamaan lainnya.

Bantuan tersebut disalurkan melalui program “Ramadhan Bahagia”, dengan alokasi bantuan sebesar Rp44 juta untuk setiap kecamatan, sehingga total bantuan yang disalurkan mencapai sekitar Rp1,2 miliar.

Selain itu, BAZNAS Kabupaten Serang juga menyalurkan bantuan kepada para petugas kebersihan, yang menjadi program rutin setiap tahun menjelang Hari Raya Idul Fitri sebagai bentuk kepedulian terhadap para pekerja yang telah berjasa menjaga kebersihan lingkungan di Kabupaten Serang.

 

Melalui berbagai program tersebut, diharapkan zakat yang dikelola oleh BAZNAS Kabupaten Serang dapat memberikan manfaat yang lebih luas serta membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi mereka yang membutuhkan.

10/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Serang
Seleksi Calon Pimpinan BAZNAS Kabupaten Serang 2026–2031 Resmi dibuka

 

Serang, 7 Maret 2026 — Panitia Seleksi Calon Pimpinan BAZNAS Kabupaten Serang secara resmi mengumumkan pembukaan Seleksi Calon Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Serang dari unsur masyarakat untuk masa kerja 2026–2031.

Pengumuman ini diterbitkan oleh Panitia Seleksi melalui surat bernomor 1/Timsel-Capim-Baznas-Kab-Srg/02/2026 sebagai bagian dari proses penjaringan calon pimpinan BAZNAS yang profesional, amanah, dan memiliki kompetensi dalam pengelolaan zakat.

Seleksi ini dilaksanakan berdasarkan Peraturan Menteri Agama Nomor 10 Tahun 2025 tentang Seleksi Calon Pimpinan BAZNAS, yang mengatur mekanisme penjaringan pimpinan BAZNAS di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

Panitia Seleksi membuka kesempatan seluas-luasnya kepada masyarakat Kabupaten Serang yang memenuhi persyaratan untuk mengikuti proses seleksi tersebut. Adapun jumlah pimpinan yang akan dipilih dari unsur masyarakat sebanyak 5 (lima) orang.

Persyaratan Calon Pimpinan

Calon pendaftar harus memenuhi sejumlah persyaratan, di antaranya:

  • Warga Negara Indonesia dan berdomisili di Kabupaten Serang

  • Beragama Islam dan bertakwa kepada Allah SWT

  • Berakhlak mulia

  • Berusia minimal 40 tahun pada saat pendaftaran

  • Sehat jasmani dan rohani

  • Tidak menjadi anggota partai politik

  • Memiliki kompetensi di bidang pengelolaan zakat

  • Tidak pernah dihukum pidana dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun

  • Berpendidikan minimal SMA/sederajat

  • Bersedia bekerja penuh waktu

  • Tidak merangkap jabatan di instansi pemerintah atau BUMN/BUMD selama menjabat

  • Memiliki visi, misi, dan program kerja untuk pengembangan pengelolaan zakat.

Proses Pendaftaran

Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman Sistem Informasi Manajemen Zakat (SIMZAT) dengan mengisi formulir dan mengunggah dokumen persyaratan yang telah ditentukan. Selain itu, dokumen pendaftaran juga dapat disampaikan secara langsung atau melalui jasa pengiriman kepada Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Serang.

Dokumen yang harus disiapkan antara lain:

  • Pas foto terbaru

  • Fotokopi KTP

  • SKCK yang masih berlaku

  • Surat keterangan sehat jasmani dan rohani

  • Ijazah terakhir

  • Pakta integritas

  • Surat rekomendasi dari tokoh agama, akademisi, atau organisasi kemasyarakatan Islam

  • Dokumen visi, misi, dan program kerja.

Tahapan Seleksi

Seleksi calon pimpinan BAZNAS Kabupaten Serang akan melalui beberapa tahapan, yaitu:

  1. Seleksi Administrasi

  2. Tes Pengetahuan Dasar terkait fikih zakat, pengelolaan zakat, serta wawasan kebangsaan dan moderasi beragama

  3. Penulisan Makalah

  4. Wawancara

Tes pengetahuan dasar akan dilaksanakan secara Computer Assisted Test (CAT) menggunakan sistem yang telah disiapkan panitia.

Jadwal Pelaksanaan

Adapun jadwal tahapan seleksi adalah sebagai berikut:

  • 7–27 Maret 2026: Pengumuman dan Pendaftaran Seleksi

  • 28–30 Maret 2026: Seleksi Administrasi

  • 1 April 2026: Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi

  • 7 April 2026: Tes Pengetahuan Dasar dan Penulisan Makalah

  • 13 April 2026: Pengumuman Hasil Tes Pengetahuan Dasar dan Makalah

  • 15 April 2026: Seleksi Wawancara

  • 22 April 2026: Pengumuman Hasil Akhir Seleksi

Panitia Seleksi berharap proses ini dapat menghasilkan pimpinan BAZNAS Kabupaten Serang yang memiliki integritas tinggi, profesional, serta mampu meningkatkan pengelolaan zakat secara optimal untuk kesejahteraan umat di Kabupaten Serang.

Informasi lebih lanjut mengenai seleksi ini dapat diakses melalui laman resmi Pemerintah Kabupaten Serang dan Kementerian Agama Kabupaten Serang.

 
07/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Serang
Ramadhan Bahagia 2026: Bupati Serang dan BAZNAS Kabupaten Serang Hadirkan Kepedulian Nyata untuk Masyarakat

Pulo Ampel, 25 Februari 2026 — BAZNAS Kabupaten Serang bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Serang kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyaluran bantuan dalam rangka program “Ramadhan Bahagia”, yang dilaksanakan di Kecamatan Pulo Ampel pada Rabu (25/2/2026).

Program Ramadhan Bahagia tahun 2026 dilaksanakan di 29 kecamatan se-Kabupaten Serang dan dibagi menjadi 10 titik. Pada kegiatan yang berlangsung di Pulo Ampel yakni di titik ke 2, bantuan diserahkan secara simbolis kepada para penerima manfaat dari Kecamatan Pulo Ampel dan Kecamatan Bojonegara.

Adapun bantuan yang disalurkan meliputi santunan anak yatim, bantuan bagi marbot masjid, guru ngaji, guru madrasah, jaga kyai, pemandi jenazah, beasiswa santri dan santri tahfizd, beasiswa SD/MI dan SMP/MTs, serta bantuan untuk masjid, madrasah, majelis ta’lim, mushalla, dan pondok pesantren.

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Serang H. Badrudin, S.Ag., M.M., Wakil Ketua I Drs. H. Khasiful Qurob, M.Si., Wakil Ketua II H. Dedi Suhandi, S.Ag., M.Sy., Auditor Internal Drs. H. Rachmat Jaya, M.Si., QGIA, CGCAE., Sekretaris Drs. H. Mahmudi, M.Si., serta Kepala Bidang Pendistribusian H. Cecep Sujawandi, S.Sos.

Turut hadir Bupati Serang, Hj. Ratu Rachmatuzakiyah, S.Pd., M.M., beserta jajaran pejabat eselon di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Serang.

Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Serang, H. Badrudin, S.Ag., M.M., menyampaikan bahwa program Ramadhan Bahagia merupakan bentuk nyata pengelolaan zakat yang amanah dan tepat sasaran.

“Ramadhan adalah momentum untuk memperkuat kepedulian sosial. Melalui program ini, kami ingin memastikan bahwa zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan oleh para muzaki dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan. Kami mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Serang untuk menunaikan zakat melalui BAZNAS sebagai lembaga resmi yang terpercaya dan profesional,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Serang, Hj. Ratu Rachmatuzakiyah, S.Pd., M.M. menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara Pemerintah Daerah dan BAZNAS Kabupaten Serang dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.

“Pemerintah Daerah sangat mengapresiasi peran BAZNAS yang konsisten membantu masyarakat melalui berbagai program sosial dan keagamaan. Sinergi ini harus terus diperkuat agar upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan di Kabupaten Serang dapat berjalan lebih optimal,” ungkapnya.

Rangkaian kegiatan Ramadhan Bahagia di Pulo Ampel ditutup dengan acara buka puasa bersama antara jajaran BAZNAS Kabupaten Serang, Pemerintah Daerah Kabupaten Serang, serta masyarakat setempat dalam suasana kebersamaan, kekhidmatan, dan penuh keberkahan.

26/02/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Serang
BAZNAS Kabupaten Serang Tetapkan Zakat Fitrah 1447 H Sebesar Rp40.000 per Jiwa

Serang, Februari 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Serang resmi menetapkan besaran Zakat Fitrah Tahun 1447 H/2026 M sebesar Rp40.000,- per jiwa. Penetapan ini berdasarkan Surat Keputusan Bupati Serang Nomor: 451.1/Kep.140.Huk.Baznas/2026 tentang besaran Zakat Fitrah di wilayah Kabupaten Serang.

Ketua BAZNAS Kabupaten Serang menyampaikan bahwa zakat fitrah merupakan kewajiban bagi setiap muslim yang mampu dan harus ditunaikan sebelum pelaksanaan Shalat Idulfitri. Penetapan nominal tersebut telah melalui pertimbangan harga beras yang berlaku di pasaran serta hasil koordinasi dengan pihak terkait.

“Zakat fitrah bukan hanya kewajiban ibadah, tetapi juga bentuk kepedulian sosial untuk membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan agar dapat merasakan kebahagiaan di hari raya,” ujarnya.

BAZNAS Kabupaten Serang mengajak seluruh masyarakat, aparatur sipil negara (ASN), karyawan swasta, serta umat Islam di Kabupaten Serang untuk menunaikan zakat fitrah melalui lembaga resmi agar penyalurannya lebih tepat sasaran, transparan, dan akuntabel.

Pembayaran zakat fitrah dapat dilakukan melalui transfer ke rekening resmi BAZNAS Kabupaten Serang:

Bank BJB
No. Rekening: 007.003.0009.35.1
a.n. BAZNAS Kabupaten Serang

Selain itu, pembayaran juga dapat dilakukan secara online melalui tautan:
https://kabserang.baznas.go.id/bayarzakat

Untuk konfirmasi dan informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi layanan BAZNAS Kabupaten Serang melalui WhatsApp di nomor 0812-1339-7840.

Dengan semangat kampanye #ZakatMenguatkanIndonesia, BAZNAS Kabupaten Serang optimis penghimpunan zakat fitrah tahun ini dapat meningkat dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi para mustahik di seluruh wilayah Kabupaten Serang.

BAZNAS Kabupaten Serang berkomitmen untuk terus menghadirkan pengelolaan zakat yang amanah, profesional, dan sesuai dengan ketentuan syariah serta peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Mari sempurnakan ibadah Ramadan dengan menunaikan zakat fitrah melalui BAZNAS Kabupaten Serang. Bersama zakat, kita kuatkan kepedulian dan wujudkan kesejahteraan umat.

19/02/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Serang
Program Kampung BAZNAS di Jawilan Diresmikan, Bukti Nyata Zakat Hadirkan Kesejahteraan

Jawilan, 5 Februari 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Serang kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui peresmian Kampung BAZNAS di Desa Pagintungan, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, Banten, pada Kamis (05/02/2026).

Program yang bersumber dari Tahun Anggaran 2025 ini merealisasikan pembangunan sebanyak 20 unit rumah layak huni dengan nilai bantuan Rp25.000.000 per unit, sehingga total anggaran yang digelontorkan mencapai Rp500.000.000. Rumah-rumah tersebut diperuntukkan bagi warga yang sebelumnya menempati hunian dengan kondisi tidak layak huni.

Ke-20 rumah tersebut tersebar di lima kampung, yakni Kampung Harendong Tegal, Kampung Pabuaran, Kampung Lembur Jami, Kampung Tipar, dan Kampung Leuweung Kidik.

Acara peresmian dihadiri oleh para penerima manfaat, Ketua BAZNAS Kabupaten Serang H. Badrudin, S.Ag., M.M. beserta jajaran, Camat Jawilan Usman, S.Pd., Sekretaris Camat Keragilan Madsuta, S.Pd. (mantan Kasi Kesos Jawilan), serta Kepala Desa Pagintungan Hj. Sumyanah bersama BPD, RT/RW, dan perangkat desa.

Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Serang H. Bahrudin menyampaikan bahwa Program Kampung BAZNAS merupakan bentuk nyata pendayagunaan dana zakat agar benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan.

“Program Kampung BAZNAS ini adalah bukti bahwa dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dapat dikelola secara amanah dan profesional untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam penyediaan hunian layak,” tegasnya.

Ia juga mendorong agar setiap desa membentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) BAZNAS yang kepengurusannya dibentuk oleh Kepala Desa. Menurutnya, dana infak dan sedekah yang terkumpul nantinya dapat dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat desa setempat dan hal tersebut sah secara hukum.

Sementara itu, Kepala Desa Pagintungan Hj. Sumyanah menyampaikan apresiasi atas sinergi antara BAZNAS dan Pemerintah Daerah Kabupaten Serang dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya di Desa Pagintungan dan Kecamatan Jawilan secara umum.

Ia berpesan kepada para penerima manfaat agar rumah yang telah dibangun dapat dirawat dan dijaga dengan baik, serta lingkungan sekitar tetap dijaga kebersihannya melalui semangat gotong royong.

Rasa syukur juga disampaikan oleh salah satu perwakilan Keluarga Penerima Manfaat (KPM), Jumaiyah. Ia mengucapkan terima kasih atas bantuan yang telah diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Serang melalui BAZNAS.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas bantuan ini. Rumah kami yang sebelumnya tidak layak kini menjadi layak huni. Semoga BAZNAS dan Pemerintah Kabupaten Serang selalu diberikan kesehatan dan amanah dalam menjalankan tugasnya,” ujarnya.

Camat Jawilan Usman, S.Pd. turut menegaskan dukungan Pemerintah Kecamatan dan Pemerintah Daerah Kabupaten Serang terhadap Program Kampung BAZNAS sebagai bagian dari upaya percepatan pengentasan kemiskinan dan penataan lingkungan permukiman.

 

Dengan diresmikannya Kampung BAZNAS di Desa Pagintungan, diharapkan para penerima manfaat dapat menempati hunian yang lebih aman, sehat, dan layak, sekaligus mendorong terwujudnya lingkungan desa yang lebih tertata serta mendukung visi Kabupaten Serang yang sejahtera dan bahagia.

05/02/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Serang

Berita Terbaru

Gebyar Zakiyah Himpun Rp1,6 Miliar, BAZNAS Kabupaten Serang Santuni 1.000 Anak Yatim di Peringatan Nuzulul Quran
Gebyar Zakiyah Himpun Rp1,6 Miliar, BAZNAS Kabupaten Serang Santuni 1.000 Anak Yatim di Peringatan Nuzulul Quran
Serang, 10 Maret 2026 — Pemerintah Kabupaten Serang bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Serang menggelar kegiatan Gebyar Zakiyah (Zakat, Infak, Sedekah dan Fidyah) dan Peringatan Nuzulul Quran yang dirangkaikan dengan santunan kepada 1.000 anak yatim. Bupati Serang, Hj. Ratu Rachmatuzakiyah, S.Pd. M.M. menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum yang sangat istimewa karena selain memperingati Nuzulul Quran juga diisi dengan kegiatan sosial berupa santunan kepada anak-anak yatim di Kabupaten Serang. “Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Serang dengan BAZNAS Kabupaten Serang. Alhamdulillah Pak Ketua BAZNAS menyampaikan bahwa dari program Gebyar Zakiyah telah terkumpul kurang lebih Rp1,6 miliar dan insya Allah masih akan terus bertambah,” ujar Zakiyah, Selasa (10/3/2026). Ia juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pimpinan dan seluruh jajaran BAZNAS Kabupaten Serang atas profesionalisme dalam mengelola dana umat. Menurutnya, zakat tidak hanya sekadar pengumpulan dana, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam upaya mengentaskan kemiskinan di Kabupaten Serang. “Program zakat ini tentu bukan sekadar pengumpulan dana, tetapi merupakan instrumen penting dalam rangka mengentaskan kemiskinan di wilayah Kabupaten Serang,” jelasnya. Bupati juga menegaskan bahwa masih banyak masyarakat yang membutuhkan perhatian, seperti anak yatim, fakir miskin, serta para mustahik yang perlu mendapatkan bantuan dan santunan. Oleh karena itu, ia mengimbau kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan para pengusaha di Kabupaten Serang untuk menyalurkan zakatnya melalui BAZNAS Kabupaten Serang. “Saya mengimbau kepada seluruh ASN dan para pengusaha di Kabupaten Serang untuk mempercayakan pembayaran zakatnya kepada BAZNAS Kabupaten Serang, agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya,” tambahnya. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Serang, H. Badrudin, S.Ag., M.M. menjelaskan bahwa santunan diberikan kepada 1.000 anak yatim yang berasal dari 50 panti asuhan di Kabupaten Serang. Setiap anak menerima santunan sebesar Rp450.000 serta bantuan perlengkapan sekolah. “Total anggaran yang disalurkan untuk santunan anak yatim ini mencapai sekitar Rp450 juta. Sementara itu, untuk Gebyar Zakiyah tahun ini telah terkumpul sekitar Rp1,6 miliar dan seluruh dana tersebut sudah masuk,” jelas Badrudin. Selain santunan anak yatim, pada bulan suci Ramadan tahun ini BAZNAS Kabupaten Serang juga menyalurkan berbagai program bantuan lainnya, di antaranya beasiswa pendidikan bagi siswa SD/MI dan SMP/MTs, bantuan untuk guru madrasah, guru ngaji, pemandi jenazah, marbot masjid, serta berbagai program sosial keagamaan lainnya. Bantuan tersebut disalurkan melalui program “Ramadhan Bahagia”, dengan alokasi bantuan sebesar Rp44 juta untuk setiap kecamatan, sehingga total bantuan yang disalurkan mencapai sekitar Rp1,2 miliar. Selain itu, BAZNAS Kabupaten Serang juga menyalurkan bantuan kepada para petugas kebersihan, yang menjadi program rutin setiap tahun menjelang Hari Raya Idul Fitri sebagai bentuk kepedulian terhadap para pekerja yang telah berjasa menjaga kebersihan lingkungan di Kabupaten Serang. Melalui berbagai program tersebut, diharapkan zakat yang dikelola oleh BAZNAS Kabupaten Serang dapat memberikan manfaat yang lebih luas serta membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi mereka yang membutuhkan.
BERITA10/03/2026 | Humas BAZNAS Kab. Serang
Seleksi Calon Pimpinan BAZNAS Kabupaten Serang 2026–2031 Resmi dibuka
Seleksi Calon Pimpinan BAZNAS Kabupaten Serang 2026–2031 Resmi dibuka
Serang, 7 Maret 2026 — Panitia Seleksi Calon Pimpinan BAZNAS Kabupaten Serang secara resmi mengumumkan pembukaan Seleksi Calon Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Serang dari unsur masyarakat untuk masa kerja 2026–2031. Pengumuman ini diterbitkan oleh Panitia Seleksi melalui surat bernomor 1/Timsel-Capim-Baznas-Kab-Srg/02/2026 sebagai bagian dari proses penjaringan calon pimpinan BAZNAS yang profesional, amanah, dan memiliki kompetensi dalam pengelolaan zakat. Seleksi ini dilaksanakan berdasarkan Peraturan Menteri Agama Nomor 10 Tahun 2025 tentang Seleksi Calon Pimpinan BAZNAS, yang mengatur mekanisme penjaringan pimpinan BAZNAS di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Panitia Seleksi membuka kesempatan seluas-luasnya kepada masyarakat Kabupaten Serang yang memenuhi persyaratan untuk mengikuti proses seleksi tersebut. Adapun jumlah pimpinan yang akan dipilih dari unsur masyarakat sebanyak 5 (lima) orang. Persyaratan Calon Pimpinan Calon pendaftar harus memenuhi sejumlah persyaratan, di antaranya: Warga Negara Indonesia dan berdomisili di Kabupaten Serang Beragama Islam dan bertakwa kepada Allah SWT Berakhlak mulia Berusia minimal 40 tahun pada saat pendaftaran Sehat jasmani dan rohani Tidak menjadi anggota partai politik Memiliki kompetensi di bidang pengelolaan zakat Tidak pernah dihukum pidana dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun Berpendidikan minimal SMA/sederajat Bersedia bekerja penuh waktu Tidak merangkap jabatan di instansi pemerintah atau BUMN/BUMD selama menjabat Memiliki visi, misi, dan program kerja untuk pengembangan pengelolaan zakat. Proses Pendaftaran Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman Sistem Informasi Manajemen Zakat (SIMZAT) dengan mengisi formulir dan mengunggah dokumen persyaratan yang telah ditentukan. Selain itu, dokumen pendaftaran juga dapat disampaikan secara langsung atau melalui jasa pengiriman kepada Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Serang. Dokumen yang harus disiapkan antara lain: Pas foto terbaru Fotokopi KTP SKCK yang masih berlaku Surat keterangan sehat jasmani dan rohani Ijazah terakhir Pakta integritas Surat rekomendasi dari tokoh agama, akademisi, atau organisasi kemasyarakatan Islam Dokumen visi, misi, dan program kerja. Tahapan Seleksi Seleksi calon pimpinan BAZNAS Kabupaten Serang akan melalui beberapa tahapan, yaitu: Seleksi Administrasi Tes Pengetahuan Dasar terkait fikih zakat, pengelolaan zakat, serta wawasan kebangsaan dan moderasi beragama Penulisan Makalah Wawancara Tes pengetahuan dasar akan dilaksanakan secara Computer Assisted Test (CAT) menggunakan sistem yang telah disiapkan panitia. Jadwal Pelaksanaan Adapun jadwal tahapan seleksi adalah sebagai berikut: 7–27 Maret 2026: Pengumuman dan Pendaftaran Seleksi 28–30 Maret 2026: Seleksi Administrasi 1 April 2026: Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi 7 April 2026: Tes Pengetahuan Dasar dan Penulisan Makalah 13 April 2026: Pengumuman Hasil Tes Pengetahuan Dasar dan Makalah 15 April 2026: Seleksi Wawancara 22 April 2026: Pengumuman Hasil Akhir Seleksi Panitia Seleksi berharap proses ini dapat menghasilkan pimpinan BAZNAS Kabupaten Serang yang memiliki integritas tinggi, profesional, serta mampu meningkatkan pengelolaan zakat secara optimal untuk kesejahteraan umat di Kabupaten Serang. Informasi lebih lanjut mengenai seleksi ini dapat diakses melalui laman resmi Pemerintah Kabupaten Serang dan Kementerian Agama Kabupaten Serang.
BERITA07/03/2026 | Humas BAZNAS Kab. Serang
Ramadhan Bahagia 2026: Bupati Serang dan BAZNAS Kabupaten Serang Hadirkan Kepedulian Nyata untuk Masyarakat
Ramadhan Bahagia 2026: Bupati Serang dan BAZNAS Kabupaten Serang Hadirkan Kepedulian Nyata untuk Masyarakat
Pulo Ampel, 25 Februari 2026 — BAZNAS Kabupaten Serang bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Serang kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyaluran bantuan dalam rangka program “Ramadhan Bahagia”, yang dilaksanakan di Kecamatan Pulo Ampel pada Rabu (25/2/2026). Program Ramadhan Bahagia tahun 2026 dilaksanakan di 29 kecamatan se-Kabupaten Serang dan dibagi menjadi 10 titik. Pada kegiatan yang berlangsung di Pulo Ampel yakni di titik ke 2, bantuan diserahkan secara simbolis kepada para penerima manfaat dari Kecamatan Pulo Ampel dan Kecamatan Bojonegara. Adapun bantuan yang disalurkan meliputi santunan anak yatim, bantuan bagi marbot masjid, guru ngaji, guru madrasah, jaga kyai, pemandi jenazah, beasiswa santri dan santri tahfizd, beasiswa SD/MI dan SMP/MTs, serta bantuan untuk masjid, madrasah, majelis ta’lim, mushalla, dan pondok pesantren. Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Serang H. Badrudin, S.Ag., M.M., Wakil Ketua I Drs. H. Khasiful Qurob, M.Si., Wakil Ketua II H. Dedi Suhandi, S.Ag., M.Sy., Auditor Internal Drs. H. Rachmat Jaya, M.Si., QGIA, CGCAE., Sekretaris Drs. H. Mahmudi, M.Si., serta Kepala Bidang Pendistribusian H. Cecep Sujawandi, S.Sos. Turut hadir Bupati Serang, Hj. Ratu Rachmatuzakiyah, S.Pd., M.M., beserta jajaran pejabat eselon di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Serang. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Serang, H. Badrudin, S.Ag., M.M., menyampaikan bahwa program Ramadhan Bahagia merupakan bentuk nyata pengelolaan zakat yang amanah dan tepat sasaran. “Ramadhan adalah momentum untuk memperkuat kepedulian sosial. Melalui program ini, kami ingin memastikan bahwa zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan oleh para muzaki dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan. Kami mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Serang untuk menunaikan zakat melalui BAZNAS sebagai lembaga resmi yang terpercaya dan profesional,” ujarnya. Sementara itu, Bupati Serang, Hj. Ratu Rachmatuzakiyah, S.Pd., M.M. menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara Pemerintah Daerah dan BAZNAS Kabupaten Serang dalam mendukung kesejahteraan masyarakat. “Pemerintah Daerah sangat mengapresiasi peran BAZNAS yang konsisten membantu masyarakat melalui berbagai program sosial dan keagamaan. Sinergi ini harus terus diperkuat agar upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan di Kabupaten Serang dapat berjalan lebih optimal,” ungkapnya. Rangkaian kegiatan Ramadhan Bahagia di Pulo Ampel ditutup dengan acara buka puasa bersama antara jajaran BAZNAS Kabupaten Serang, Pemerintah Daerah Kabupaten Serang, serta masyarakat setempat dalam suasana kebersamaan, kekhidmatan, dan penuh keberkahan.
BERITA26/02/2026 | Humas BAZNAS Kab. Serang
BAZNAS Kabupaten Serang Tetapkan Zakat Fitrah 1447 H Sebesar Rp40.000 per Jiwa
BAZNAS Kabupaten Serang Tetapkan Zakat Fitrah 1447 H Sebesar Rp40.000 per Jiwa
Serang, Februari 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Serang resmi menetapkan besaran Zakat Fitrah Tahun 1447 H/2026 M sebesar Rp40.000,- per jiwa. Penetapan ini berdasarkan Surat Keputusan Bupati Serang Nomor: 451.1/Kep.140.Huk.Baznas/2026 tentang besaran Zakat Fitrah di wilayah Kabupaten Serang. Ketua BAZNAS Kabupaten Serang menyampaikan bahwa zakat fitrah merupakan kewajiban bagi setiap muslim yang mampu dan harus ditunaikan sebelum pelaksanaan Shalat Idulfitri. Penetapan nominal tersebut telah melalui pertimbangan harga beras yang berlaku di pasaran serta hasil koordinasi dengan pihak terkait. “Zakat fitrah bukan hanya kewajiban ibadah, tetapi juga bentuk kepedulian sosial untuk membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan agar dapat merasakan kebahagiaan di hari raya,” ujarnya. BAZNAS Kabupaten Serang mengajak seluruh masyarakat, aparatur sipil negara (ASN), karyawan swasta, serta umat Islam di Kabupaten Serang untuk menunaikan zakat fitrah melalui lembaga resmi agar penyalurannya lebih tepat sasaran, transparan, dan akuntabel. Pembayaran zakat fitrah dapat dilakukan melalui transfer ke rekening resmi BAZNAS Kabupaten Serang: Bank BJBNo. Rekening: 007.003.0009.35.1a.n. BAZNAS Kabupaten Serang Selain itu, pembayaran juga dapat dilakukan secara online melalui tautan:https://kabserang.baznas.go.id/bayarzakat Untuk konfirmasi dan informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi layanan BAZNAS Kabupaten Serang melalui WhatsApp di nomor 0812-1339-7840. Dengan semangat kampanye #ZakatMenguatkanIndonesia, BAZNAS Kabupaten Serang optimis penghimpunan zakat fitrah tahun ini dapat meningkat dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi para mustahik di seluruh wilayah Kabupaten Serang. BAZNAS Kabupaten Serang berkomitmen untuk terus menghadirkan pengelolaan zakat yang amanah, profesional, dan sesuai dengan ketentuan syariah serta peraturan perundang-undangan yang berlaku. Mari sempurnakan ibadah Ramadan dengan menunaikan zakat fitrah melalui BAZNAS Kabupaten Serang. Bersama zakat, kita kuatkan kepedulian dan wujudkan kesejahteraan umat.
BERITA19/02/2026 | Humas BAZNAS Kab. Serang
Program Kampung BAZNAS di Jawilan Diresmikan, Bukti Nyata Zakat Hadirkan Kesejahteraan
Program Kampung BAZNAS di Jawilan Diresmikan, Bukti Nyata Zakat Hadirkan Kesejahteraan
Jawilan, 5 Februari 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Serang kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui peresmian Kampung BAZNAS di Desa Pagintungan, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, Banten, pada Kamis (05/02/2026). Program yang bersumber dari Tahun Anggaran 2025 ini merealisasikan pembangunan sebanyak 20 unit rumah layak huni dengan nilai bantuan Rp25.000.000 per unit, sehingga total anggaran yang digelontorkan mencapai Rp500.000.000. Rumah-rumah tersebut diperuntukkan bagi warga yang sebelumnya menempati hunian dengan kondisi tidak layak huni. Ke-20 rumah tersebut tersebar di lima kampung, yakni Kampung Harendong Tegal, Kampung Pabuaran, Kampung Lembur Jami, Kampung Tipar, dan Kampung Leuweung Kidik. Acara peresmian dihadiri oleh para penerima manfaat, Ketua BAZNAS Kabupaten Serang H. Badrudin, S.Ag., M.M. beserta jajaran, Camat Jawilan Usman, S.Pd., Sekretaris Camat Keragilan Madsuta, S.Pd. (mantan Kasi Kesos Jawilan), serta Kepala Desa Pagintungan Hj. Sumyanah bersama BPD, RT/RW, dan perangkat desa. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Serang H. Bahrudin menyampaikan bahwa Program Kampung BAZNAS merupakan bentuk nyata pendayagunaan dana zakat agar benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan. “Program Kampung BAZNAS ini adalah bukti bahwa dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dapat dikelola secara amanah dan profesional untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam penyediaan hunian layak,” tegasnya. Ia juga mendorong agar setiap desa membentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) BAZNAS yang kepengurusannya dibentuk oleh Kepala Desa. Menurutnya, dana infak dan sedekah yang terkumpul nantinya dapat dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat desa setempat dan hal tersebut sah secara hukum. Sementara itu, Kepala Desa Pagintungan Hj. Sumyanah menyampaikan apresiasi atas sinergi antara BAZNAS dan Pemerintah Daerah Kabupaten Serang dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya di Desa Pagintungan dan Kecamatan Jawilan secara umum. Ia berpesan kepada para penerima manfaat agar rumah yang telah dibangun dapat dirawat dan dijaga dengan baik, serta lingkungan sekitar tetap dijaga kebersihannya melalui semangat gotong royong. Rasa syukur juga disampaikan oleh salah satu perwakilan Keluarga Penerima Manfaat (KPM), Jumaiyah. Ia mengucapkan terima kasih atas bantuan yang telah diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Serang melalui BAZNAS. “Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas bantuan ini. Rumah kami yang sebelumnya tidak layak kini menjadi layak huni. Semoga BAZNAS dan Pemerintah Kabupaten Serang selalu diberikan kesehatan dan amanah dalam menjalankan tugasnya,” ujarnya. Camat Jawilan Usman, S.Pd. turut menegaskan dukungan Pemerintah Kecamatan dan Pemerintah Daerah Kabupaten Serang terhadap Program Kampung BAZNAS sebagai bagian dari upaya percepatan pengentasan kemiskinan dan penataan lingkungan permukiman. Dengan diresmikannya Kampung BAZNAS di Desa Pagintungan, diharapkan para penerima manfaat dapat menempati hunian yang lebih aman, sehat, dan layak, sekaligus mendorong terwujudnya lingkungan desa yang lebih tertata serta mendukung visi Kabupaten Serang yang sejahtera dan bahagia.
BERITA05/02/2026 | Humas BAZNAS Kab. Serang
Perkuat Strategi Penghimpunan ZIS, BAZNAS Kabupaten Serang Hadiri Forum Fundraising se-Banten
Perkuat Strategi Penghimpunan ZIS, BAZNAS Kabupaten Serang Hadiri Forum Fundraising se-Banten
BAZNAS Kabupaten Serang turut berpartisipasi dalam kegiatan Penguatan Fundraising Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) se-Provinsi Banten yang diselenggarakan oleh BAZNAS Provinsi Banten. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, (03/02/2026), dengan BAZNAS Kota Tangerang Selatan sebagai tuan rumah dan diikuti oleh seluruh BAZNAS kabupaten/kota se-Banten. Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Serang diwakili oleh Kepala Bidang Pengumpulan, Hj. Eva Fauziah, S.Ag., serta Staf Pelaksana Bidang Pengumpulan, I Gusti Ayu Sutrisnawati, S.Ag. Kehadiran perwakilan BAZNAS Kabupaten Serang menjadi bagian dari komitmen untuk terus meningkatkan kapasitas dan strategi pengumpulan ZIS di wilayah Kabupaten Serang, sekaligus memperkuat sinergi antar-BAZNAS di tingkat provinsi. Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan BAZNAS Provinsi Banten, Rahmat, dalam sambutannya menekankan pentingnya peran amil pada bidang pengumpulan sebagai ujung tombak fundraising. Menurutnya, keberhasilan pengumpulan sangat ditentukan oleh kemampuan membangun kepercayaan dan kedekatan dengan para muzaki. Ia juga menyampaikan harapan agar target pengumpulan ZIS se-Provinsi Banten dapat tercapai, termasuk target BAZNAS Provinsi Banten sebesar Rp105 miliar. Sementara itu, Pimpinan BAZNAS RI, Rizaludin Kurniawan, dalam pemaparan materinya yang bertema “Fundraising: Dari Strategi ke Aksi” menjelaskan pentingnya transformasi fundraising yang berorientasi pada pelayanan dan pengalaman muzaki. Ia menegaskan bahwa kerja amil zakat tidak hanya sebatas menghimpun dana, tetapi juga mendoakan muzaki serta menyucikan harta dan jiwa sebagaimana termaktub dalam Surah At-Taubah ayat 103. Rizaludin juga menyampaikan bahwa transformasi fundraising perlu didukung oleh regulasi daerah, seperti Peraturan Bupati, Instruksi Bupati, serta kebijakan lain yang mendorong optimalisasi pengumpulan zakat. Selain materi utama, peserta juga mendapatkan pembekalan terkait zakat perusahaan, strategi digital fundraising, serta persiapan pengumpulan zakat menjelang bulan Ramadhan. Melalui partisipasi dalam kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Serang diharapkan dapat mengimplementasikan berbagai strategi penguatan fundraising ZIS secara lebih terarah dan profesional. Dengan demikian, penghimpunan zakat di Kabupaten Serang dapat terus meningkat dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan, sejalan dengan semangat mewujudkan kesejahteraan umat melalui pengelolaan zakat yang amanah dan akuntabel.
BERITA03/02/2026 | Humas BAZNAS Kab. Serang
BAZNAS Kabupaten Serang Resmikan Kampung BAZNAS di Desa Garut, 20 Rumah RTLH Siap Dihuni
BAZNAS Kabupaten Serang Resmikan Kampung BAZNAS di Desa Garut, 20 Rumah RTLH Siap Dihuni
Serang – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Serang meresmikan Program Kampung BAZNAS di Desa Garut, Kecamatan Kopo, Kabupaten Serang, Banten, pada Selasa (03/02/2026). Peresmian ini menjadi wujud nyata komitmen BAZNAS dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Pada kegiatan tersebut, sebanyak 20 unit rumah telah selesai dibangun dengan nilai bantuan sebesar Rp25.000.000 per unit, sehingga total anggaran yang digelontorkan mencapai Rp500.000.000. Program ini merupakan bagian dari realisasi Tahun Anggaran 2025. Acara peresmian dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Serang H. Badrudin, M.M. Wakil ketua I Drs. H. Khasiful Qurob, M.si., Wakil ketua II H. Dedi Suhandi, M.Sy., Wakil Ketua IV H. Hamid Fudholi dan jajaran lainnya, Camat Kopo Imadudin Mufti beserta jajaran, Kepala Desa Garut Tarmidi beserta Perangkat desa, serta para penerima manfaat program RTLH Kampung BAZNAS Tahun 2025. Dalam sambutannya, Kepala Desa Garut, Tarmidi, menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada Bupati Serang dan BAZNAS Kabupaten Serang atas bantuan yang telah diberikan kepada warganya. Ia menuturkan bahwa program ini sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya bagi warga yang sebelumnya tinggal di rumah dengan kondisi tidak layak huni. “Kami sungguh bangga dan berterima kasih kepada Bupati Serang dan BAZNAS Kabupaten Serang yang telah membantu warga desa kami, sehingga rumah yang sebelumnya tidak layak huni kini menjadi layak dan nyaman untuk ditempati,” ujarnya. Senada dengan itu, Camat Kopo Imadudin Mufti juga mengungkapkan apresiasi dan terima kasih atas terlaksananya Program Kampung BAZNAS di wilayahnya. Menurutnya, pembangunan 20 unit rumah di Desa Garut menjadi kebahagiaan tersendiri bagi masyarakat Kecamatan Kopo. “Ini merupakan kebahagiaan yang tak terhingga. Mudah-mudahan rumah yang dibangun dapat bermanfaat dan membawa keberkahan bagi para penerima,” ungkapnya dalam sambutan. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Serang H. Badrudin, M.M. menjelaskan bahwa BAZNAS memiliki tugas melakukan pengumpulan, pendistribusian, dan pendayagunaan dana zakat, termasuk melalui program pembangunan RTLH dalam Kampung BAZNAS. Ia menyampaikan bahwa sepanjang tahun 2025, BAZNAS Kabupaten Serang telah membangun sebanyak 138 unit Rumah Tidak Layak Huni dengan total anggaran kurang lebih Rp3 miliar. “Untuk program Kampung BAZNAS sendiri, terdapat 40 unit rumah, dengan rincian 20 unit di Desa Garut Kecamatan Kopo dan 20 unit di Desa Pagintungan Kecamatan Jawilan. Insya Allah, peresmian di Desa Pagintungan akan dilaksanakan pada 5 Februari 2026,” jelasnya. Lebih lanjut, Ketua BAZNAS berharap agar para penerima bantuan dapat memanfaatkan rumah tersebut dengan sebaik-baiknya. Ia juga berpesan agar rumah yang telah dibangun dapat dijaga, dirawat, dan dipelihara dengan baik, serta senantiasa bersyukur kepada Allah SWT atas nikmat dan rezeki yang telah diterima. Salah satu penerima manfaat, Siti Halilah, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya kepada Bupati Serang dan BAZNAS Kabupaten Serang. “Terima kasih yang tak terhingga atas bantuan pembangunan rumah ini. Alhamdulillah, sekarang rumah saya menjadi bagus dan nyaman untuk ditempati,” tuturnya haru. Program Kampung BAZNAS ini diharapkan dapat terus berlanjut dan menjadi bagian dari upaya mewujudkan Kabupaten Serang yang lebih sejahtera, mandiri, dan berkeadilan melalui optimalisasi pengelolaan zakat bagi kesejahteraan umat.
BERITA03/02/2026 | Humas BAZNAS Kab. Serang
Niat Zakat Penghasilan & Cara Membayarnya
Niat Zakat Penghasilan & Cara Membayarnya
Zakat penghasilan atau dikenal dengan zakat profesi merupakan salah satu bagian dari zakat mal yang wajib ditunaikan oleh umat Muslim yang telah mendapat penghasilan dari pekerjaannya. Tentunya pekerjaan yang dimaksud merujuk pada pekerjaan yang halal dan tidak melanggar syariah Islam. Sesuai yang tercantum dalam Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 3 Tahun 2003, yang dimaksud dengan penghasilan merupakan pendapatan seperti gaji, honorarium, upah, jasa, dan pendapatan lain yang diperoleh dengan cara halal. Mereka yang dikenakan zakat penghasilan antara lain pejabat negara, pegawai atau karyawan yang mendapat penghasilan rutin, maupun tidak rutin seperti dokter, pengacara, konsultan dan sejenisnya, serta pendapatan yang diperoleh dari pekerjaan bebas lainnya. Lantas, berapa persen zakat penghasilan yang harus dikeluarkan setiap bulannya? Seseorang wajib mengeluarkan zakat penghasilan apabila gajinya sudah mencapai nishab zakat pendapatan sebesar 85 gram emas per tahun, dengan besar kadar 2,5%. Dalam artian, orang tersebut harus menunaikan zakat profesi sebesar 2,5% dari jumlah pendapatan yang diterima. Apabila penghasilan dalam 1 bulan tidak mencapai nisab, maka total nominal pendapatan selama 1 tahun dikumpulkan dan dihitung, untuk selanjutnya ditunaikan apabila penghasilan bersihnya sudah cukup nisab. Berikut cara menghitung zakat penghasilan yang benar. Contoh kasus: Besarnya harga emas pada hari ini adalah Rp899.886 per gram, maka nisab zakat penghasilan dalam setahun sebesar Rp76.490.310,-. Abdul memiliki pendapatan sebesar Rp7.000.000,- per bulan atau Rp84.000.000,- per tahun. Dalam kasus ini, Abdul wajib membayar zakat penghasilan karena sudah mencapai nisab. Rumus menghitung zakat penghasilan: 2,5% x Jumlah penghasilan dalam 1 bulan 2,5% x Rp7.000.000,- = Rp175.000,- (dapat dihitung juga menggunakan kalkulator zakat pada website ini) Maka, zakat penghasilan yang harus dikeluarkan Abdul setiap bulannya sebesar Rp175.000,-. Contoh lain, ada seorang petugas kebersihan bernama Agung yang penghasilan perbulannya sebesar Rp3.000.000. Dikarenakan nominal pendapatannya tidak mencapai nishab, maka Agung tidak diwajibkan untuk menunaikan zakat penghasilan. Dalam ajaran Islam, zakat berfungsi untuk mensucikan harta yang kita miliki. Salah satunya adalah zakat profesi yang berfungsi untuk membersihkan pendapatan atau gaji yang diperoleh dari pekerjaan. Dalam surah Al-Baqarah ayat 267, Allah SWT berfirman: “Wahai orang-orang yang beriman, infakkanlah (zakat) sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik.” Berikut niat membayar zakat penghasilan atau zakat profesi. “Nawaitu an ukhrija zakaata maali fardhan lillahi ta'ala.” Artinya: Saya niat mengeluarkan zakat maal dari diriku sendiri fardhu karena Allah Ta ala. Teks niat bisa juga dibaca pada gambar di atas halaman ini. Anda dapat membayar zakat penghasilan dengan mudah melalui BAZNAS Kabupaten Serang. Zakat yang Anda tunaikan akan dikelola oleh BAZNAS Kabupaten Serang dengan prinsip Aman Syar’i, Aman Regulasi dan Aman NKRI, serta akan disalurkan kepada para mustahik Zakat. Bisa juga Klik Menu Transfer Zakat pada website ini.
BERITA05/12/2025 | Humas BAZNAS Kab. Serang
BAZNAS Kabupaten Serang Hadiri RAKERNIS IT 2025 di Jakarta
BAZNAS Kabupaten Serang Hadiri RAKERNIS IT 2025 di Jakarta
JAKARTA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Serang memperkuat komitmennya dalam transformasi dan akselerasi digital pengelolaan zakat dengan menghadiri Rapat Kerja Teknis (RAKERNIS) IT 2025 yang diselenggarakan oleh BAZNAS RI di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, pada 26–27 November 2025. Kegiatan nasional yang diikuti oleh jajaran pimpinan serta amil pelaksana (operator SIMBA) dari BAZNAS Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Indonesia ini menjadi momentum penting dalam peningkatan kualitas pengelolaan zakat berbasis teknologi. BAZNAS Kabupaten Serang hadir melalui Ketua BAZNAS Kabupaten Serang, H. Badrudin, S.Ag., M.M., bersama Drs. H. Mahmudi, M.Si. selaku Sekretaris BAZNAS, Lilis Suryani selaku KABID Perencanaan dan Keuangan serta Ilah Fadilatul Musyaropah selaku staf pelaksana. Kehadiran ini sekaligus menunjukkan keseriusan BAZNAS Kabupaten Serang dalam memperkuat kapasitas teknologi informasi, khususnya dalam pengoperasian Sistem Informasi Manajemen BAZNAS (SIMBA) dan aplikasi pendukung lainnya. H. Badrudin menegaskan bahwa penguatan digitalisasi merupakan kebutuhan mendesak di era keterbukaan informasi saat ini. “Pemanfaatan teknologi bukan hanya tuntutan, tetapi bagian dari ikhtiar BAZNAS Kabupaten Serang untuk meningkatkan transparansi, mempercepat layanan, serta menjaga amanah data Muzaki dan Mustahik. RAKERNIS ini sangat relevan untuk meningkatkan kemampuan teknis para amil kami, terutama terkait integrasi data dan keamanan sistem,” ujarnya. Adapun fokus utama RAKERNIS IT 2025 meliputi: Implementasi SIMBA terbaru untuk integrasi data nasional secara lebih akuntabel. Penguatan keamanan siber guna menjaga kerahasiaan dan integritas data ZIS. Optimalisasi kanal digital untuk memudahkan masyarakat Kabupaten Serang menunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). BAZNAS Kabupaten Serang berharap hasil dari kegiatan ini dapat segera diterapkan di tingkat daerah untuk mewujudkan tata kelola zakat yang semakin modern, efektif, dan berdampak luas bagi kesejahteraan Mustahik di Kabupaten Serang.
BERITA27/11/2025 | Humas BAZNAS Kab. Serang
BAZNAS Serang Hadirkan Harapan Baru bagi Saepul Anwar dengan Bantuan Rutilahu dan Modal Usaha
BAZNAS Serang Hadirkan Harapan Baru bagi Saepul Anwar dengan Bantuan Rutilahu dan Modal Usaha
Serang – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Serang melakukan kegiatan monitoring progres pembangunan Bantuan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) di Kampung/Desa Damping, Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang, Selasa (25/11/2025). Monitoring ini dilakukan langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Serang, H. Badrudin, S.Ag., M.M., bersama Drs. H. Khasiful Qurob M.Si. (Wakil Ketua I) dan H. A. Hamid Fudholi (Wakil Ketua IV) serta Kesos Kecamatan Pamarayan dan Perangkat Desa Damping. Bantuan Rutilahu tersebut diberikan kepada Bapak Saepul Anwar, warga Desa Damping yang sebelumnya sempat viral karena kisahnya berjalan kaki dari Serang menuju Lamongan, Jawa Timur, demi mencari pekerjaan untuk menghidupi keluarganya. Atas kondisi rumahnya yang jauh dari layak, BAZNAS Kabupaten Serang menetapkan Bapak Saepul sebagai salah satu penerima manfaat program bantuan Rutilahu tahun ini. Ketua BAZNAS Kabupaten Serang, H. Badrudin, S.Ag., M.M., mengungkapkan bahwa monitoring dilakukan untuk memastikan seluruh proses pembangunan berjalan sesuai standar serta tepat sasaran. “Program Rutilahu ini merupakan bentuk komitmen BAZNAS Kabupaten Serang untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama mereka yang berjuang keras demi keluarganya. Kami ingin memastikan bahwa bantuan ini benar-benar memberikan manfaat nyata dan dapat segera ditempati dengan layak,” ujarnya. Selain bantuan pembangunan rumah, BAZNAS Kabupaten Serang juga memberikan bantuan modal usaha agar Bapak Saepul Anwar dapat memulai usaha kecil sebagai sumber penghasilan baru. Ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga dan mendorong kemandirian ekonomi. Bapak Saepul Anwar, penerima bantuan, menyampaikan rasa haru dan terima kasih yang mendalam kepada BAZNAS Kabupaten Serang. “Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Serang yang sudah membantu saya dan keluarga. Rumah ini sangat berarti bagi kami. Bantuan modal usaha juga sangat membantu untuk saya memulai usaha kecil agar bisa terus menghidupi keluarga,” ungkapnya. BAZNAS Kabupaten Serang berharap pembangunan rumah tersebut dapat segera rampung dan dimanfaatkan oleh keluarga Bapak Saepul Anwar. Program Rutilahu menjadi bagian dari upaya berkelanjutan BAZNAS dalam menanggulangi kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Kabupaten Serang.
BERITA25/11/2025 | Humas BAZNAS Kab. Serang
Dukung Gerakan Zakat, Presiden Prabowo dan Wapres Gibran Serahkan Zakat Melalui BAZNAS
Dukung Gerakan Zakat, Presiden Prabowo dan Wapres Gibran Serahkan Zakat Melalui BAZNAS
Presiden RI ke-8, Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menunaikan zakat melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI dalam pelaksanaan Zakat Istana bertajuk Cahaya Zakat: Keajaiban Muzaki dan Mustahik di Istana Negara, Jakarta, baru-baru ini. Acara tersebut turut dihadiri sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih, Kepala Lembaga Tinggi Negara, Direksi BUMN, Pejabat Kementerian dan Lembaga, serta para kepala daerah yang bersama-sama menyalurkan zakatnya melalui BAZNAS. Penyerahan zakat Presiden dan Wapres diterima langsung oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan Rizaludin Kurniawan, M.Si., dan didoakan oleh Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, sebagaimana kewajiban amil untuk mendoakan para muzaki. Dalam sambutannya, Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan pentingnya zakat dalam memperkuat solidaritas sosial dan membantu masyarakat yang membutuhkan. “Dengan berzakat, kita dapat berbagi dengan sesama, menolong kaum dhuafa, meringankan beban hidup mereka, dan menghindarkan hidup dari sifat kikir,” ujar Prabowo. Ia juga menambahkan bahwa zakat merupakan wujud gotong royong dalam mengurangi ketimpangan sosial dan pemerataan kesejahteraan. “Semoga zakat yang kita keluarkan akan menambah ketaqwaan kita kepada Allah SWT,” tambahnya. Presiden Prabowo turut mengapresiasi kinerja BAZNAS yang telah mendapatkan pengakuan hingga ke luar negeri. “Saya menghormati kerja keras saudara-saudara (BAZNAS) yang juga diapresiasi di luar negeri, di Palestina, di Timur Tengah. Pekerjaan BAZNAS sangat dihormati, dan BAZNAS selalu hadir di tempat yang sulit. Terima kasih BAZNAS,” ujarnya. Ia juga menekankan pentingnya transparansi dan efektivitas dalam pengelolaan zakat agar dapat tepat sasaran dan memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat yang membutuhkan. Sementara itu, Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya Zakat Istana, yang untuk pertama kalinya diadakan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo. “Hari ini merupakan hari yang sangat istimewa dan membanggakan bagi kita semua. Kita patut bersyukur atas perkenan Bapak Presiden Prabowo untuk melanjutkan jejak baik dalam pelaksanaan Zakat Istana bersama Bapak Wakil Presiden Mas Gibran Rakabuming Raka, serta didampingi oleh segenap pimpinan lembaga tinggi negara, para menteri kabinet Merah Putih, serta Panglima TNI, Kapolri, Jaksa Agung, dan pimpinan BUMN,” ujar Kiai Noor. Menurutnya, momentum Zakat Istana ini menjadi pengingat akan akar spiritual dan sosial dari zakat itu sendiri. “Oleh karena itu, kami ingin menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bapak Presiden atas kepercayaan yang diberikan kepada BAZNAS untuk mengelola Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Kepercayaan ini mencerminkan kepedulian negara terhadap pemenuhan kewajiban keagamaan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sesuai dengan amanah Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945,” ucapnya. Pada kesempatan tersebut, Kiai Noor juga memaparkan kinerja pengelolaan zakat dalam empat tahun terakhir, yang terus mengalami peningkatan. “Pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah tahun 2021 sebesar Rp14 triliun, tahun 2022 sebesar Rp22,4 triliun, tahun 2023 sebesar Rp32,3 triliun, dan tahun 2024 sebesar Rp40,4 triliun, dengan target tahun 2025 ini sebesar Rp50 triliun,” ujarnya. Sementara itu, lanjut Kiai Noor, pengumpulan BAZNAS RI (pusat) sendiri pada tahun 2021 mencapai Rp517 miliar, tahun 2022 sebesar Rp634 miliar, tahun 2023 sebesar Rp882 miliar, dan tahun 2024 sebesar Rp1,12 triliun, dengan target tahun 2025 sebesar Rp1,35 triliun. “Adapun penyalurannya, pada tahun 2021, jumlah penyaluran zakat sebesar Rp14,04 triliun, tahun 2022 sebesar Rp21,6 triliun, tahun 2023 sebesar Rp31,2 triliun, dan tahun 2024 sebesar Rp39,5 triliun. Sementara penyaluran BAZNAS RI (pusat) tahun 2021 sebesar Rp501 miliar, tahun 2022 sebesar Rp756 miliar, tahun 2023 sebesar Rp675 miliar, dan tahun 2024 sebesar Rp1,07 triliun,” jelasnya. Setiap tahun, BAZNAS mengusung tema zakat yang berbeda untuk memberikan dampak nyata kepada masyarakat. “Pada tahun 2021 dan 2022 Cinta Zakat, tahun 2023 Berkah Berzakat, tahun 2024 Nikmat Berzakat, dan tahun 2025 ini sengaja kami mengusung tema Cahaya Zakat untuk Bapak Presiden Prabowo Subianto. Tema ini sebagai simbol kekuatan dan cita-cita Bapak Presiden untuk menerangi masyarakat Indonesia dan Insya Allah dunia,” ungkapnya. Kiai Noor juga mengajak seluruh elemen bangsa—pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat—untuk bersinergi dalam menjadikan zakat sebagai pilar pembangunan. “Mari kita terus berzakat dengan penuh keikhlasan, karena di dalamnya terkandung keberkahan bagi kita semua,” tuturnya. Kegiatan penyerahan zakat Presiden, Wakil Presiden, serta para menteri dan pejabat pemerintah ini turut didukung oleh Bank Syariah Indonesia (BSI). Hadir dalam acara tersebut Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama RI Prof. Dr. H. Waryono, M.Ag.; Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia K.H. Muhammad Anwar Iskandar; Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof. Dr. H. Haedar Nashir, M.Si.; Ketua Umum PB Nahdlatul Ulama Dr. (H.C.) K.H. Yahya Cholil Staquf; Ketua Badan Pelaksana Badan Wakaf Indonesia Prof. Dr. Phil. H. Kamaruddin Amin, MA; Ketua Badan Pelaksana Harian Dewan Syariah Nasional (DSN) MUI Prof. Dr. K.H. Hasanudin, M.Ag.; Kepala Badan Pelaksana Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Fadlul Imansyah; Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Bakrie; Ketua Umum BPP Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Akbar Himawan Buchari, beserta jajaran. Kontributor: Daffa Yazid Fadhlan Editor: NOV
BERITA17/04/2025 | Humas
BAZNAS, MUI, dan Artis Tanah Air Gelar Nobar Film Peraih Oscar “No Other Land”
BAZNAS, MUI, dan Artis Tanah Air Gelar Nobar Film Peraih Oscar “No Other Land”
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Kementerian Kebudayaan serta para artis Tanah Air mengadakan nonton bareng (nobar) film No Other Land, sebuah karya yang dibuat oleh aktivis dan jurnalis Palestina serta Israel, yaitu Basel Adra, Hamdan Ballal, Yuval Abraham, dan Rachel Szor. Film ini mengisahkan perjuangan rakyat Palestina dalam menghadapi penindasan dan genosida yang terus terjadi di tanah mereka. Penayangan film ini menjadi pengantar sebelum diputarannya film GAZA. Acara yang berlangsung di CGV Fx Sudirman, Jakarta, beberapa waktu lalu, turut dihadiri oleh Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Dr. H. Fadli Zon, S.S., M.Sc., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan Rizaludin Kurniawan, M.Si, CFRM, Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia Dr. H. Anwar Abbas, M.M, M.Ag., serta Ketua Komisi Pendidikan dan Kader Majelis Ulama Indonesia Prof. Sudarnoto Abdul Hakim, MA. Menteri Kebudayaan Dr. H. Fadli Zon, S.S., M.Sc., menyampaikan dukungannya terhadap film ini. Ia menilai film tersebut mampu menumbuhkan empati dan kepedulian masyarakat terhadap Palestina melalui karya seni para seniman. “Alhamdulillah, saya dapat hadir di sini untuk menonton film ini, sebagai film pengantar sebelum tayangnya GAZA. Selain soal kemanusiaan, film ini juga memiliki peran penting dalam menyampaikan pesan kepada dunia tentang genosida yang terjadi di Palestina,” ujar Fadli Zon. “Kami di pemerintah Indonesia, bersama masyarakat sipil dan organisasi kemanusiaan, akan terus berkomitmen untuk mendukung Palestina. Film ini adalah cara yang sangat efektif untuk memberikan informasi yang benar tentang peperangan yang terjadi di sana,” lanjutnya. Pada kesempatan yang sama, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan Rizaludin Kurniawan, M.Si, CFRM., menyampaikan bahwa BAZNAS mendukung penuh film ini dan penyebaran pesan-pesan kemanusiaan yang terkandung di dalamnya. “Kami sangat menyambut baik hadirnya film ini. Tidak hanya soal bantuan materi, tetapi lebih dari itu, Palestina membutuhkan dukungan moral dan kesadaran global. Kami akan terus mendampingi perjuangan Palestina melalui berbagai program kemanusiaan, termasuk mendukung tayangnya film GAZA di bioskop,” ujar Rizaludin. Ia juga menambahkan bahwa BAZNAS berharap karya-karya dari seniman Indonesia yang mendukung Palestina dapat terus diproduksi agar masyarakat semakin teredukasi mengenai isu anti-genosida di Palestina. “Melihat film No Other Land tadi, saya sangat teriris hatinya, apalagi jika film GAZA ini ditayangkan. Banyak sekali penderitaan warga Palestina dalam menghadapi peperangan. Dengan keberadaan film ini, saya harap masyarakat Indonesia dapat lebih peka terhadap luka yang dialami saudara-saudara kita di Palestina,” ujarnya. “BAZNAS senantiasa mendampingi langkah-langkah para pendukung Palestina, karena kita telah menjalin kemitraan dengan beberapa negara seperti Mesir dan Yordania untuk menyalurkan bantuan,” lanjut Rizaludin, seraya menegaskan bahwa BAZNAS terus berkontribusi dalam memberikan bantuan baik secara material maupun moral kepada Palestina. Sementara itu, Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Dr. H. Anwar Abbas, M.M, M.Ag., menegaskan bahwa kemerdekaan adalah hak setiap bangsa. Ia berharap dengan menonton film ini, masyarakat Indonesia dapat memahami betapa beratnya penderitaan rakyat Palestina akibat penindasan yang mereka alami. “Indonesia akan selalu mendukung Palestina, dan saya yakin, suatu saat nanti, Israel akan merasakan betapa perihnya perlakuan yang mereka berikan, karena sejarah tidak akan berpihak kepada penindas,” ujar Buya Anwar. Ia juga menyampaikan bahwa MUI telah mewakafkan tokoh yang secara khusus meneliti perkembangan konflik di Palestina dan Gaza, yaitu Ketua Komisi Pendidikan dan Kader Majelis Ulama Indonesia, Prof. Sudarnoto Abdul Hakim, MA., yang secara mendalam mengkaji setiap peristiwa yang terjadi di wilayah tersebut. Bersama para aktor dan aktris Indonesia yang tergabung dalam Forum Artis Pembela Palestina, mereka juga akan berperan dalam film GAZA. Para seniman ini berharap film tersebut mendapat respons positif dari berbagai kalangan, bukan hanya di dunia seni, tetapi juga di berbagai lapisan masyarakat. Hal ini dilakukan agar semakin banyak pihak yang dapat berkontribusi secara profesional dalam menyuarakan dukungan bagi Palestina. Kontributor: Daffa Yazid Fadhlan Editor: NOV
BERITA17/04/2025 | Humas
BAZNAS RI Hadirkan Program Imam dan Dai Muda Ramadhan untuk Tingkatkan Literasi Zakat
BAZNAS RI Hadirkan Program Imam dan Dai Muda Ramadhan untuk Tingkatkan Literasi Zakat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menghadirkan program Imam dan Dai Muda Ramadhan dengan mengirimkan 52 imam dan dai muda ke berbagai wilayah, termasuk Jabodetabek, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi, serta luar negeri seperti Belanda. Program ini bertujuan untuk meningkatkan literasi zakat di masyarakat. Melalui program ini, BAZNAS menempatkan para imam dan dai muda di masjid-masjid terpilih. Mereka bertugas memimpin ibadah, memberikan kultum, serta mengadakan kajian interaktif di masjid dan musala di daerah pedesaan. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA., menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS dalam membina dan mendukung para imam serta dai muda yang memiliki semangat tinggi dalam berdakwah. “Mereka adalah generasi penerus yang akan membawa cahaya ilmu dan nilai-nilai Islam ke pelosok negeri, terutama ke daerah-daerah yang membutuhkan pembinaan keagamaan lebih intensif,” ujar Saidah di Jakarta, baru-baru ini. Menurutnya, kehadiran para imam dan dai muda sangat penting, tidak hanya dalam membimbing umat dalam ibadah, tetapi juga dalam membangun kesadaran sosial, mengajarkan nilai-nilai toleransi, serta memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat. “Mereka akan menjadi pelita yang menerangi umat, memberikan pencerahan melalui ceramah, kajian, dan bimbingan spiritual selama bulan Ramadhan,” ucap Saidah. Lebih lanjut, Saidah menjelaskan bahwa program ini juga menjadi bentuk pemberdayaan bagi para dai muda, memberi mereka kesempatan untuk berkembang, mengasah kemampuan dakwah, serta memperluas wawasan keislaman melalui interaksi langsung dengan masyarakat. “Semoga kehadiran 52 imam dan dai muda ini membawa manfaat yang besar bagi umat, serta semakin memperkuat nilai-nilai keislaman dan kebersamaan di tengah masyarakat,” jelasnya. Kontributor: Daffa Yazid Fadhlan Editor: NOV
BERITA17/04/2025 | Humas
BAZNAS RI Bersama Alfa Group Resmikan Rumah Sehat untuk Layanan Kesehatan Gratis di Jakarta
BAZNAS RI Bersama Alfa Group Resmikan Rumah Sehat untuk Layanan Kesehatan Gratis di Jakarta
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bekerja sama dengan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart) dan PT Midi Utama Indonesia Tbk (Alfamidi) meresmikan Rumah Sehat BAZNAS (RSB) di Jakarta. Pembangunan RSB ini didanai melalui program Sedekah Konsumen Alfamart dan Alfamidi yang terkumpul sepanjang Januari–Desember 2024 sebesar Rp915.000.000. Dana tersebut disalurkan melalui BAZNAS untuk meningkatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu. Peresmian ini dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA., serta Pimpinan BAZNAS RI Bidang Perencanaan, Prof. Dr. Zainulbahar Noor, SE, M.Ec. Turut hadir Direktur Corporate Affairs PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart), Dr. H. Solihin, SH., MH., C.Med., C.AC., dan Direktur PT Midi Utama Indonesia (Alfamidi), Afid Hermeily, SH., MH. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, menyatakan bahwa pembangunan RSB Jakarta merupakan wujud komitmen BAZNAS dalam meningkatkan kesejahteraan umat, terutama di bidang kesehatan. “Alfamart dan Alfamidi kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat dengan memfasilitasi konsumen dermawan untuk menyalurkan donasi mereka melalui program sedekah konsumen,” ujar Kiai Noor. “Kami bersyukur atas dukungan dari Alfamart dan Alfamidi serta kepercayaan masyarakat dalam berdonasi. Rumah Sehat BAZNAS ini akan menjadi sarana utama bagi masyarakat dhuafa untuk mendapatkan layanan kesehatan yang layak,” lanjutnya. Menurut Kiai Noor, RSB Jakarta merupakan hasil kolaborasi antara BAZNAS RI, Alfamart, Alfamidi, dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam memberikan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat kurang mampu. “Alhamdulillah, saat ini kita sudah memiliki 30 RSB, dengan tambahan satu RSB lagi. RSB Jakarta ini akan menjadi ikon kita. Insya Allah, RSB ini akan menjadi percontohan bagi seluruh Indonesia. RSB ini memperlihatkan bagaimana konsumen Alfamart dan Alfamidi telah berkontribusi dalam pembangunan RSB ini,” jelasnya. Selain itu, ia menekankan bahwa peran konsumen Alfamart dan Alfamidi sangat besar dalam mendukung pembangunan dan fasilitas kesehatan melalui program sedekah yang dikelola dan disalurkan oleh BAZNAS untuk sektor kesehatan. RSB Jakarta menjadi gedung ke-24 yang diresmikan oleh BAZNAS di berbagai daerah di Indonesia. Dengan kapasitas layanan mencapai 60 pasien per hari, fasilitas ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan. “Fasilitas gedung ini dimanfaatkan secara optimal untuk berbagai layanan kesehatan, termasuk rawat jalan, pemeriksaan rutin, dan layanan darurat,” jelas Kiai Noor. Rumah Sehat BAZNAS Jakarta akan didukung oleh tenaga medis profesional dengan total 21 tenaga kerja, terdiri dari 14 tenaga kesehatan dan tujuh tenaga nonmedis yang siap memberikan pelayanan terbaik bagi pasien. “Kami sangat berterima kasih kepada masyarakat yang telah menyisihkan sebagian rezekinya melalui donasi di Alfamart dan Alfamidi. Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat yang membutuhkan akses kesehatan,” tambahnya. Sementara itu, Direktur Corporate Affairs PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart), Dr. H. Solihin, SH., MH., C.Med., C.AC., mengungkapkan rasa syukurnya dapat berkolaborasi dalam peresmian Rumah Sehat BAZNAS di Jakarta. Ia menjelaskan bahwa pembangunan RSB Jakarta tidak terlepas dari kontribusi para konsumen Alfamart yang telah bersedekah melalui kasir saat berbelanja. “Hari ini, kita kembali bertambah lagi Rumah Sehat BAZNAS, yang bukan hanya sekadar tempat berobat, tetapi juga simbol kepedulian dan gotong royong dalam membangun kesejahteraan masyarakat. Diharapkan keberadaan Rumah Sehat BAZNAS ini dapat memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat serta berkelanjutan,” ujarnya. Ia juga menyampaikan apresiasi atas kolaborasi ini serta berterima kasih kepada para konsumen Alfamart dan Alfamidi atas donasi yang mereka berikan. “Kami mengumpulkan donasi dari para konsumen untuk disalurkan melalui BAZNAS. Sejak beberapa tahun lalu, kami konsisten bekerja sama dengan BAZNAS karena telah terbukti memiliki kredibilitas dalam mengelola dana tersebut. Terima kasih juga kami sampaikan kepada para konsumen Alfamidi yang sudah memberikan donasinya untuk membantu sesama dengan berperan aktif dalam pembangunan RSB,” jelas Solihin. Ke depan, ia berharap kerja sama dengan BAZNAS terus berlanjut dalam menghadirkan program-program sosial yang bermanfaat bagi masyarakat. “Ke depan, kami juga berharap bisa terus berkolaborasi dengan BAZNAS dalam menghadirkan program-program sosial yang bermanfaat. Mari kita jadikan Rumah Sehat BAZNAS Sejahtera sebagai pusat kebaikan dan kebermanfaatan bagi semua,” ujar Solihin. Acara peresmian ini juga dihadiri oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Sumber Daya Manusia dan Umum, Kolonel Caj (Purn) Drs. Nur Chamdani, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Koordinasi Nasional, KH. Achmad Sudrajat, Lc, MA, Sekretaris Utama BAZNAS RI, H. Subhan Cholid, Lc., serta Deputi II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS RI, Dr. HM Imdadun Rahmat, M.Si, beserta jajaran. Kontributor: Daffa Yazid Fadhlan Editor: nov
BERITA17/04/2025 | Humas
BAZNAS RI Fasilitasi Mudik Gratis bagi 850 Guru Ngaji dan Marbot Masjid
BAZNAS RI Fasilitasi Mudik Gratis bagi 850 Guru Ngaji dan Marbot Masjid
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali menyelenggarakan program mudik gratis bagi masyarakat kurang mampu. Tahun ini, sebanyak 850 peserta yang terdiri dari marbot masjid, guru ngaji, pendakwah, serta pekerja sektor informal diberangkatkan dari Gedung BAZNAS RI, Jakarta, pada Rabu (26/3/2025). Sebanyak 17 bus telah disiapkan untuk mengantar para pemudik menuju kampung halaman mereka melalui dua rute utama, yaitu jalur pantai utara dan jalur selatan. Kota tujuan dalam program ini mencakup 26 wilayah di Provinsi Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Program Mudik Bahagia Bersama BAZNAS ini terselenggara berkat dukungan dari sejumlah mitra, di antaranya Paragon Corp, Wafello, Sucofindo, MERDEKA Copper Gold, Asuransi Jiwa Syariah, Wipol, dan Smart Finance. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, memimpin langsung pelepasan para peserta mudik bersama sejumlah pejabat dari BAZNAS dan mitra korporasi, termasuk Wakil Ketua BAZNAS RI Mokhamad Mahdum, SE, MIDEc, Ak, CA, CPA, CWM., serta perwakilan dari PT Smart Finance, Asuransi Jiwa Syariah, Unilever Indonesia Wipol, dan PT Paragon Technology and Innovation. Dalam sambutannya, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS untuk membantu para Ibnu Sabil agar dapat berkumpul dengan keluarga mereka saat Lebaran. “Alhamdulillah, pada Lebaran tahun ini, BAZNAS tetap konsisten dalam memfasilitasi para Ibnu Sabil agar dapat bertemu dan bersilaturahmi dengan keluarga di kampung halaman," ujar Kiai Noor. Guna menjamin kenyamanan dan keamanan peserta selama perjalanan, BAZNAS turut menghadirkan tim dari BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) serta tenaga medis dari Rumah Sehat BAZNAS (RSB). "Kami berfokus pada pelayanan kepada para mustahik dan Ibnu Sabil, memastikan mereka mendapatkan akses transportasi yang aman, nyaman, serta memungkinkan mereka tetap menjalankan ibadah selama perjalanan,” ucapnya. Tahun ini, jumlah peserta mudik meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, mencerminkan semakin besarnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan ini. “Tahun ini, Alhamdulillah, kami dapat meningkatkan jumlah penerima manfaat, meskipun masih terbatas jumlah yang bisa kami bantu,” ujarnya. “Alhamdulillah, para pemudik mendapat kesempatan dari BAZNAS. Maka dari itu, apa yang telah diberikan oleh para donatur bukan sekadar bantuan materi, tetapi juga memperkuat hubungan antara mustahik dan BAZNAS. Ini adalah misi suci, misi fisabilillah untuk membantu Ibnu Sabil,” katanya. Sementara itu, Pimpinan Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS RI, Saidah Sakwan, M.A., menjelaskan bahwa perjalanan mudik ini akan melewati dua jalur utama, yakni jalur pantai utara dan selatan, dengan tujuan 26 kota di berbagai provinsi. "Perjalanan mudik bersama BAZNAS mencakup beberapa daerah di Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Yogyakarta. Di Jawa Tengah, perjalanan akan melewati Brebes, Tegal, Pemalang, Pekalongan, Semarang, dan Solo, kemudian berlanjut ke Demak, Kudus, Pati, dan Rembang," ujar Saidah. "Selain itu, perjalanan juga mencakup daerah Purwokerto, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Kebumen, Purworejo, hingga DI Yogyakarta. Sementara itu, di Jawa Timur, perjalanan meliputi Surabaya, Gresik, Lamongan, dan Ngawi, serta berlanjut ke Madiun, Nganjuk, Jombang, dan Malang," lanjutnya. Salah satu peserta mudik, Rini Yuliati dari Depok, yang akan pulang ke Pasuruan, menyampaikan rasa syukur atas program ini. Rini mengungkapkan bahwa biasanya ia harus mengeluarkan biaya sekitar Rp900 ribu untuk perjalanan mudik bersama keluarganya. Namun, berkat program dari BAZNAS, ia dapat menghemat pengeluaran tersebut. “Terima kasih kepada para muzaki, Jazakumullahu Khair, serta kepada BAZNAS pusat dan daerah. Semoga Allah membalas dengan rezeki yang luas, kebahagiaan, serta kesuksesan di dunia dan akhirat. Amin,” ujar Rini. Hadir dalam pelepasan peserta mudik, jajaran pimpinan BAZNAS RI, termasuk Hj. Saidah Sakwan, M.A., KH. Achmad Sudrajat, Lc., M.A., CFRM, Sekretaris Utama BAZNAS RI H. Subhan Cholid, Lc., M.A., serta Deputi I Arifin Purwakananta. Kontributor : Nikita Earlene Salsabila Editor : MAS
BERITA17/04/2025 | Humas
Potensi Zakat Fitrah 2025: Strategi BAZNAS RI Tingkatkan Pengelolaan dan Transparansi
Potensi Zakat Fitrah 2025: Strategi BAZNAS RI Tingkatkan Pengelolaan dan Transparansi
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mengumumkan bahwa potensi zakat fitrah secara nasional pada tahun 2025 diperkirakan mencapai 604.813.992 ton beras, yang setara dengan Rp8 triliun. Perkiraan ini didasarkan pada rata-rata harga beras medium di setiap provinsi, yaitu Rp14.337 per kilogram, serta data Badan Pusat Statistik (BPS) mengenai populasi Muslim di Indonesia, yang mencapai 244,41 juta jiwa. Dalam konferensi pers di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Jumat, 21 Maret 2025, BAZNAS mengungkapkan bahwa dari total populasi Muslim di Indonesia, sekitar 91,43 persen diperkirakan berada di atas garis kemiskinan. Dengan asumsi 1,34 persen dari populasi tersebut membayar zakat fitrah, jumlah beras yang terkumpul dapat mencapai ratusan ribu ton. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., hadir bersama jajaran lainnya untuk membahas strategi pengelolaan zakat fitrah tahun ini. Pimpinan BAZNAS Bidang Perencanaan, Kajian, dan Pengembangan, Dr. Zainulbahar Noor, SE, M.Ec, menjelaskan bahwa zakat fitrah memiliki potensi besar untuk menjadi instrumen strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia menyatakan, "Jika dikelola dengan baik, zakat fitrah tidak hanya menjadi ibadah wajib, tetapi juga instrumen strategis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat." Berdasarkan tren pertumbuhan zakat fitrah dari tahun 2021 hingga 2024, yang rata-rata meningkat sebesar 21,28 persen, proyeksi pengumpulan zakat fitrah pada tahun 2025 mencapai Rp631,77 miliar. Zainulbahar menambahkan, optimalisasi pengelolaan, pemanfaatan teknologi digital, dan kolaborasi dengan lembaga zakat lain dapat meningkatkan angka ini hingga Rp758,13 miliar. Zainulbahar juga menekankan pentingnya pengawasan terhadap pengelolaan zakat agar dana dapat disalurkan sesuai ketentuan syariah. "Kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah yang terhimpun memberikan manfaat nyata bagi mustahik," katanya. Masyarakat pun diimbau untuk membayar zakat fitrah melalui lembaga resmi agar distribusi dana lebih efektif dan akuntabel. Dalam kesempatan yang sama, Direktur Kajian dan Pengembangan ZIS-DSKL BAZNAS RI, Muhammad Hasbi Zaenal, Ph.D., menambahkan bahwa Pulau Jawa tetap menjadi wilayah dengan potensi zakat fitrah terbesar. Lima provinsi yang memberikan kontribusi terbesar adalah Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, DKI Jakarta, dan Banten, dengan total potensi lebih dari Rp5 triliun. Hasbi juga memaparkan upaya BAZNAS dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilitas, termasuk melalui penerapan PSAK 409, kewajiban UPZ menyusun laporan keuangan konsolidasi, dan kolaborasi dengan tokoh masyarakat setempat. "Kami juga akan memperluas pemanfaatan teknologi digital dalam pembayaran zakat," ujarnya. Dengan langkah ini, BAZNAS berkomitmen untuk terus mendukung masyarakat dalam menunaikan kewajiban berzakat dengan lebih mudah dan aman. Kontributor: Nikita Editor: YMK
BERITA16/04/2025 | Humas
Kolaborasi BAZNAS RI dan Flip: Mempermudah Generasi Muda Menunaikan Zakat Melalui Teknologi Digital
Kolaborasi BAZNAS RI dan Flip: Mempermudah Generasi Muda Menunaikan Zakat Melalui Teknologi Digital
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI berkolaborasi dengan aplikasi Flip, platform teknologi finansial, untuk meluncurkan layanan pembayaran zakat, infak, dan sedekah (ZIS) berbasis digital. Tujuannya adalah memberikan kemudahan bagi generasi muda agar dapat menunaikan ZIS dengan lebih praktis, aman, dan transparan. Peluncuran layanan ini dilakukan di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, baru-baru ini, dengan dihadiri oleh Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., dan CEO & Founder Flip, Rafi Putra Arriyan, beserta jajaran. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS RI, Prof. Noor Achmad, menjelaskan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan literasi serta inklusi keuangan syariah di Indonesia. “BAZNAS terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menunaikan zakat dan sedekah. Kolaborasi dengan Flip ini diharapkan dapat memperluas akses masyarakat, terutama generasi muda dan masyarakat urban, dalam menunaikan kewajiban mereka dengan lebih mudah dan efisien," ujarnya. Kiai Noor juga menekankan bahwa layanan digital ini sejalan dengan tren digitalisasi zakat. "Kami ingin memastikan bahwa setiap Muslim dapat menunaikan zakat dengan praktis, aman, dan sesuai syariat. Kemitraan dengan Flip menjadi langkah strategis dalam menghadirkan layanan ZIS digital yang terpercaya dan terintegrasi," katanya. Selain itu, Kiai Noor optimistis bahwa kemudahan akses pembayaran zakat melalui Flip dapat meningkatkan penghimpunan dana ZIS nasional. “Setiap dana yang masuk ke BAZNAS melalui Flip akan dikelola dengan prinsip 3A: Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman Konstitusi. Dengan demikian, para muzaki bisa tenang karena dana mereka benar-benar tersalurkan kepada yang berhak,” tuturnya. CEO Flip, Rafi Putra Arriyan, menambahkan bahwa kolaborasi ini mendukung visi Flip untuk memberikan layanan keuangan yang fair dan dapat diakses semua lapisan masyarakat. Berdasarkan data internal, fitur “Beramal Bersama Flip” mencatat peningkatan transaksi dua kali lipat dalam satu tahun terakhir, terutama pada bulan Ramadan. “Ke depan, kami berharap dapat terus memperluas kolaborasi dengan BAZNAS untuk menjangkau masyarakat Indonesia di luar negeri melalui fitur remitansi kami,” ujarnya. Dengan hadirnya layanan ini, masyarakat dapat dengan mudah menunaikan zakat fitrah, zakat mal, infak, dan sedekah melalui aplikasi Flip. Langkah-langkah pembayaran mencakup membuka aplikasi Flip, memilih menu beramal, memilih Zakat/Sedekah, memilih BAZNAS, memasukkan nominal, mengklik bayar, dan melakukan konfirmasi pembayaran. Kemudahan ini diharapkan memberikan dampak positif bagi masyarakat dan mendorong peningkatan kesejahteraan umat. Kontributor: Nikita Editor: YMK
BERITA16/04/2025 | Humas
Program Masjid dan Musala Berseri 2025: Meningkatkan Kenyamanan Ibadah di Seluruh Indonesia
Program Masjid dan Musala Berseri 2025: Meningkatkan Kenyamanan Ibadah di Seluruh Indonesia
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali meluncurkan program Masjid dan Mushala Berseri pada Ramadhan 1446 H/2025 M, yang bertujuan meningkatkan kenyamanan rumah ibadah di berbagai wilayah Indonesia. Program ini mencakup perbaikan dan renovasi di 50 masjid dan musala yang tersebar di delapan provinsi dan 18 kabupaten/kota, termasuk Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sulawesi Selatan, Lampung, dan Nusa Tenggara Timur. Peluncuran program ini berlangsung di Kantor Bupati Bandung Barat, Jawa Barat, baru-baru ini. Acara dihadiri oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA., Asisten Daerah III Provinsi Jawa Barat, Drs. Kusmana Hartadji, MM., Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Barat, Dr. H. Anang Jauharuddin, M.M.Pd., Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Islmail, dan jajaran pemerintah setempat. Saidah Sakwan, MA., menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk kepedulian BAZNAS terhadap kondisi rumah ibadah, terutama di wilayah pedesaan dan terpencil. “Pada bulan Ramadhan, kebutuhan akan masjid dan musala yang bersih dan nyaman menjadi prioritas. Kami berharap program ini dapat meningkatkan kualitas ibadah umat Islam di daerah yang membutuhkan,” ucapnya. Ia menambahkan bahwa program ini selaras dengan visi BAZNAS sebagai lembaga yang bertujuan menyejahterakan umat. “Kami ingin memberikan rasa aman dan nyaman bagi para jemaah sehingga mereka dapat beribadah dengan khusyuk di bulan Ramadhan. Program ini juga merupakan bagian dari syiar dakwah zakat yang terus diperluas oleh BAZNAS,” lanjutnya. Program Masjid dan Musala Berseri melibatkan mitra strategis dari berbagai sektor, termasuk masyarakat luas, untuk mendukung kegiatan renovasi. Berkat kolaborasi antara BAZNAS RI, pemerintah daerah, dan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), program ini juga bertujuan memperkuat modal sosial masyarakat. Renovasi yang dilakukan meliputi perbaikan ringan, seperti atap, dinding, lantai, tempat wudhu, hingga penggantian karpet dan pembersihan AC. Selain itu, diberikan pula Al-Quran serta peningkatan fasilitas sanitasi. Program ini berlangsung dari 10 Februari hingga 30 April 2025, demi memastikan masjid dan musala menjadi tempat ibadah yang bersih, sejuk, dan layak. Asisten Daerah III Provinsi Jawa Barat, Drs. Kusmana Hartadji, MM., mengapresiasi langkah BAZNAS ini. Ia menyatakan, “Kami sangat mendukung program ini karena membantu banyak masjid dan musala, khususnya di daerah terpencil. Kami berharap kolaborasi ini terus berlanjut sehingga lebih banyak masyarakat yang bisa beribadah dengan nyaman, terutama di bulan Ramadhan.” Dengan catatan keberhasilan pada 2022–2024, di mana BAZNAS telah merenovasi 100 masjid dan musala, program ini diharapkan menjadi pusat kegiatan syiar Islam dan mendukung program penguatan ekonomi berbasis masjid di masa depan. Kontributor: Nikita Editor: YMK
BERITA16/04/2025 | Humas
BAZNAS RI Dakwah Inklusif ke Disabilitas Rungu Wicara
BAZNAS RI Dakwah Inklusif ke Disabilitas Rungu Wicara
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan dakwah yang inklusif melalui program Pesantren Jalan Cahaya. Program ini dirancang khusus untuk memberikan akses pendidikan agama bagi penyandang disabilitas sensorik rungu wicara, sehingga mereka dapat lebih mudah memahami ajaran Islam. Program ini menyasar 1.500 peserta yang tersebar di beberapa pesantren dan komunitas di wilayah Jabodetabek. Baru-baru ini, salah satu kegiatan dalam program tersebut digelar di Jakarta Selatan, dengan diikuti oleh 100 peserta, sebagian besar dari mereka adalah penyandang disabilitas yang ingin mendalami ilmu agama. Kegiatan ini berlangsung atas kerja sama BAZNAS dengan Majelis Ta'lim Tuli Indonesia (MTTI). Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, M.A., menegaskan bahwa program ini bukan sekadar tempat belajar, tetapi juga jembatan bagi komunitas tuli untuk memahami agama dengan lebih baik. "Melalui program ini, peserta mendapatkan pembelajaran akhlak, fiqih, serta Al-Qur’an dalam bahasa isyarat. Ini adalah bagian dari upaya BAZNAS dalam memastikan bahwa setiap individu, termasuk penyandang disabilitas, memiliki kesempatan yang sama untuk memperdalam ilmu agama," ujar Saidah. Selain itu, Saidah juga menekankan bahwa program ini merupakan langkah nyata dalam menciptakan lingkungan keagamaan yang lebih ramah dan inklusif. "Kami ingin memastikan bahwa mereka yang memiliki keterbatasan fisik tetap mendapatkan hak yang sama dalam akses pendidikan agama. BAZNAS akan terus memperluas program ini agar semakin banyak saudara-saudara tuli yang bisa belajar dan memahami ajaran Islam dengan lebih baik," tambahnya. Sebagai bentuk dukungan, BAZNAS juga memberikan bantuan simbolis kepada Majelis Ta’lim Tuli Indonesia (MTTI) berupa 100 Paket Ramadhan Bahagia, serta program pemberdayaan untuk meningkatkan kualitas hidup peserta. Dengan mengusung semangat "Menyinari Hati dan Menebar Ilmu", program ini diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang bagi penyandang disabilitas untuk berpartisipasi aktif dalam kehidupan keagamaan dan sosial. Kontributor: Fikri Editor: YMK
BERITA16/04/2025 | Humas
Kolaborasi Strategis BAZNAS RI dan UNICEF Demi Masa Depan Anak Indonesia
Kolaborasi Strategis BAZNAS RI dan UNICEF Demi Masa Depan Anak Indonesia
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memperkokoh sinergi dengan United Nations Children’s Fund (UNICEF) guna mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Kerja sama ini mencakup isu-isu penting seperti pendidikan, perlindungan anak, akses sanitasi air bersih, serta kesehatan. Diskusi kolaboratif ini berlangsung di Gedung BAZNAS, Jakarta Pusat, pada Kamis, 20 Maret 2025, menandai langkah baru pasca berakhirnya Nota Kesepahaman (MoU) yang berlangsung sejak 2017 hingga 2021. Diskusi ini menghadirkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan Rizaludin Kurniawan, M.si, CFRM., Direktur Pengumpulan Fitriyansyah Agus Setiawan, Kepala Biro Koordinasi Kerja Sama Khuzaifah Hanum, dan Kepala Divisi Muzaki Prioritas Hafizah Elvira N. Dari UNICEF hadir Chief of Social Policy Yoshimi Nishino beserta tim, seperti Ali Mochtar, Sakti Herliyansah, dan Zezen Zaenal Mutaqin selaku konsultan kemitraan. Rizaludin Kurniawan menyampaikan beberapa hal penting yang menjadi fokus kerja sama, seperti pendidikan untuk anak dari keluarga kurang mampu, penanganan stunting, serta upaya meningkatkan sanitasi air bersih. Ia menjelaskan, “BAZNAS mengupayakan program terkait perempuan dan anak-anak terus berjalan. Kita fokuskan pula untuk anak-anak penyandang disabilitas. Dengan itu kita mendorongnya melalui pengadaan Sekolah Cendikia BAZNAS dan Rumah Layak Huni.” Kolaborasi ini juga akan memanfaatkan data dan riset guna memperluas distribusi hak anak melalui zakat dan sedekah. “Kita selalu berupayakan untuk memanfaatkan segala bentuk aspek pengumpulan, baik Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) melalui berbagai support baik secara langsung ataupun digital,” ujarnya. Dari pihak UNICEF, Yoshimi Nishino menegaskan pentingnya keberlanjutan hubungan ini untuk menemukan inovasi dalam pengelolaan zakat, terutama untuk mengatasi isu kemiskinan anak dan stunting. “Saya rasa akan sangat bagus jika kolaborasi ini tetap berjalan dan misi untuk mengatasi stunting dan kemiskinan pada anak dapat teratasi,” tuturnya. Diskusi ini juga membahas keberhasilan kerja sama di sejumlah daerah melalui kebijakan BAZNAS. Upaya ini diharapkan dapat membawa dampak jangka panjang yang signifikan terhadap masa depan anak-anak Indonesia, khususnya dalam mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup mereka. BAZNAS dan UNICEF berkomitmen melanjutkan kolaborasi demi kemaslahatan generasi mendatang. Kontributor: Nikita Editor: YMK
BERITA16/04/2025 | Humas
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat