WhatsApp Icon
BAZNAS Kabupaten Serang Gelar FGD Penyusunan RENSTRA 2027–2031, Perkuat Sinergi dengan RPJMD Menuju Kabupaten Serang Bahagia

SERANG, 23 Oktober 2026– Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Serang menggelar Focus Group Discussion (FGD) penyusunan Rencana Strategis (RENSTRA) 2027–2031 di salah satu hotel di Kota Serang, Jumat (23/10/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat perencanaan pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (ZIS DSKL) agar selaras dengan arah pembangunan daerah.

FGD tersebut mengusung tema “Integrasi Dokumen-Dokumen Perencanaan ZIS DSKL BAZNAS Kabupaten Serang yang Selaras dengan RPJMD Kabupaten Serang 2025–2029.” Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Serang berupaya merumuskan arah kebijakan, program, dan target pengelolaan ZIS DSKL yang lebih terencana, terukur, tepat sasaran, serta memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan ini menghadirkan tiga narasumber yang kompeten di bidangnya. Narasumber pertama, Direktur Perencanaan BAZNAS RI, Dr. H. Ahmad Hambali, S.H., M.H., menyampaikan materi mengenai integrasi pengelolaan ZIS DSKL BAZNAS Kabupaten Serang dengan RPJMD Kabupaten Serang.

Narasumber kedua, Kepala Bidang PSDA BAPERIDA Kabupaten Serang, Dr. H. Tubagus Agus Haironi, memaparkan materi tentang pengentasan kemiskinan dan RPJMD Kabupaten Serang. Materi tersebut menekankan pentingnya sinergi antara program pengelolaan zakat dan agenda pembangunan daerah, khususnya dalam upaya mengurangi angka kemiskinan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, narasumber ketiga, Wakil Ketua Tim Penyusun RENSTRA BAZNAS Kabupaten Serang, H. Rahmat Jaya, memaparkan gambaran umum draf RENSTRA BAZNAS Kabupaten Serang sebagai bahan diskusi, evaluasi, dan penyempurnaan dokumen perencanaan strategis lembaga.

Kegiatan ini diikuti oleh unsur pimpinan, pembina, dan pelaksana amil BAZNAS Kabupaten Serang. Melalui forum tersebut, seluruh peserta diharapkan memiliki pemahaman dan komitmen yang sama dalam memperkuat kualitas perencanaan kelembagaan, mulai dari RENSTRA, Rencana Kerja (Renja), hingga Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT).

Ketua Tim Penyusun RENSTRA sekaligus Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Serang, Mulyadi, menuturkan bahwa penyelarasan dokumen perencanaan BAZNAS dengan RPJMD merupakan langkah strategis agar pengelolaan dana umat tidak hanya berorientasi pada peningkatan penghimpunan ZIS DSKL, tetapi juga pada efektivitas pendistribusian dan pendayagunaan zakat.

“Pengelolaan zakat harus mampu memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat. Karena itu, perencanaan strategis perlu diarahkan pada penguatan zakat produktif, pemberdayaan ekonomi mustahik, serta kontribusi konkret terhadap penurunan angka kemiskinan dan kesenjangan sosial,” tutur Mulyadi.

Lebih lanjut, Mulyadi menegaskan bahwa penyusunan RENSTRA yang terintegrasi dan berorientasi pada hasil merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Kabupaten Serang untuk meningkatkan tata kelola yang amanah, profesional, transparan, dan akuntabel. Komitmen tersebut juga diwujudkan melalui penguatan kolaborasi dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan.

Ketua BAZNAS Kabupaten Serang, H. Hasanudin, menyampaikan bahwa FGD ini diharapkan menjadi fondasi penting dalam menghasilkan dokumen perencanaan yang berkualitas, realistis, dan berorientasi pada dampak.

Menurutnya, perencanaan yang baik akan menjadi pedoman bagi BAZNAS Kabupaten Serang dalam menentukan prioritas program, mengoptimalkan penghimpunan dan penyaluran dana ZIS DSKL, serta memastikan pelaksanaan program sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan arah pembangunan daerah.

Melalui penyusunan RENSTRA 2027–2031, BAZNAS Kabupaten Serang diharapkan semakin mampu memperkuat perannya dalam mendukung program pembangunan daerah, terutama pada bidang pengentasan kemiskinan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, peningkatan kesejahteraan mustahik, serta pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat yang membutuhkan.

Dengan perencanaan yang terarah, kolaborasi yang kuat, dan pengelolaan zakat yang berdampak, BAZNAS Kabupaten Serang berkomitmen untuk terus mengambil peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah menuju **“Kabupaten Serang Bahagia.”**

23/10/2026 | Kontributor: Humas Baznas Kab Serang
BAZNAS Kabupaten Serang Tetapkan Target Pengumpulan ZIS Rp29,61 Miliar pada 2027, Perkuat Strategi dan Tata Kelola Zakat

 

SERANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Serang mengikuti kegiatan Evaluasi Perencanaan 2026 dan Bimbingan Teknis Perencanaan 2027 BAZNAS se-Provinsi Banten yang diselenggarakan oleh BAZNAS Provinsi Banten di Hotel Le Semar, Kota Serang, pada 21–23 Oktober 2026.

Kegiatan ini menjadi momentum strategis bagi BAZNAS Kabupaten Serang untuk mengevaluasi pelaksanaan program tahun 2026 sekaligus mematangkan perencanaan program kerja tahun 2027. Melalui kegiatan ini, diharapkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dapat semakin terarah, terukur, profesional, serta memberikan dampak yang lebih luas bagi kesejahteraan masyarakat.

Dalam penyusunan perencanaan tahun 2027, BAZNAS Kabupaten Serang menetapkan target pengumpulan ZIS sebesar Rp29.610.381.069. Target tersebut menjadi komitmen sekaligus tantangan bagi BAZNAS Kabupaten Serang untuk terus mengoptimalkan potensi zakat, memperluas jangkauan pengumpulan, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat melalui lembaga resmi.

Penetapan target pengumpulan tersebut didukung oleh potensi zakat yang ada di Kabupaten Serang, baik dari kalangan aparatur sipil negara (ASN), instansi pemerintah, badan usaha, dunia industri, Unit Pengumpul Zakat (UPZ), maupun masyarakat umum. Optimalisasi potensi tersebut memerlukan strategi yang terencana, koordinasi lintas sektor, serta penguatan sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan.

Salah satu langkah strategis yang perlu terus diperkuat adalah peningkatan peran UPZ di lingkungan instansi pemerintah, lembaga pendidikan, masjid, perusahaan, dan berbagai sektor lainnya. Melalui pembentukan dan penguatan UPZ, proses pengumpulan ZIS diharapkan semakin mudah dijangkau, terorganisasi, dan mampu mendorong peningkatan partisipasi masyarakat dalam menunaikan kewajiban zakat serta memperbanyak amal melalui infak dan sedekah.

Selain itu, peningkatan kualitas pelayanan kepada muzaki juga menjadi perhatian penting. BAZNAS Kabupaten Serang berupaya mendorong pelayanan yang mudah, cepat, transparan, dan akuntabel, termasuk melalui pemanfaatan teknologi informasi serta penguatan sosialisasi dan edukasi zakat. Dengan pelayanan yang semakin baik, kepercayaan muzaki diharapkan terus meningkat sehingga potensi pengumpulan ZIS dapat dioptimalkan secara berkelanjutan.

Evaluasi perencanaan tahun 2026 juga menjadi bagian penting dalam mengidentifikasi capaian, kendala, serta peluang perbaikan program. Hasil evaluasi tersebut diharapkan menjadi dasar dalam menyusun langkah-langkah strategis yang lebih efektif pada tahun 2027, baik dalam aspek pengumpulan, pendistribusian, pendayagunaan, maupun penguatan tata kelola kelembagaan.

BAZNAS Kabupaten Serang menyadari bahwa peningkatan pengumpulan ZIS harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas pendistribusian dan pendayagunaan dana yang dihimpun. Dana ZIS yang dikelola diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya para mustahik, melalui program-program yang mendukung pengentasan kemiskinan, peningkatan akses pendidikan dan kesehatan, pemberdayaan ekonomi, pemenuhan kebutuhan dasar, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Oleh karena itu, penyusunan perencanaan tahun 2027 perlu mengedepankan prinsip efektivitas, efisiensi, transparansi, akuntabilitas, dan kebermanfaatan. Setiap program yang direncanakan diharapkan memiliki sasaran yang jelas, indikator kinerja yang terukur, serta keterkaitan dengan kebutuhan masyarakat dan arah pembangunan daerah Kabupaten Serang.

Keikutsertaan BAZNAS Kabupaten Serang dalam kegiatan evaluasi dan bimbingan teknis ini juga menjadi upaya memperkuat koordinasi dan sinergi dengan BAZNAS Provinsi Banten serta BAZNAS kabupaten/kota lainnya. Keselarasan perencanaan diharapkan mampu mendorong pengelolaan zakat yang semakin terintegrasi dan memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah.

Dengan target pengumpulan ZIS sebesar Rp29.610.381.069 pada tahun 2027, BAZNAS Kabupaten Serang berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja pengumpulan, memperkuat kemitraan dengan berbagai pihak, mengembangkan inovasi pelayanan, serta menjaga amanah para muzaki melalui tata kelola zakat yang profesional, transparan, dan akuntabel.

Melalui perencanaan yang matang dan kolaborasi yang berkelanjutan, BAZNAS Kabupaten Serang optimistis bahwa pengelolaan zakat dapat semakin berperan sebagai instrumen pemberdayaan umat dan penguatan kesejahteraan masyarakat, sejalan dengan semangat mewujudkan Kabupaten Serang yang lebih sejahtera dan bahagia.

23/10/2026 | Kontributor: Humas Baznas Kab Serang
BAZNAS Kabupaten Serang Terima Kunjungan Silaturahmi BAZNAS Kota Mojokerto

SERANG — BAZNAS Kabupaten Serang menerima kunjungan silaturahmi dari BAZNAS Kota Mojokerto pada Jumat (16/10/2026), bertempat di Aula BAZNAS Kabupaten Serang. Kunjungan ini menjadi kesempatan untuk berbagi pengalaman sekaligus memperkuat sinergi dalam pengelolaan zakat dan dukungan terhadap program pemerintah daerah. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Serang, H. Hasanudin, S.Pd.I., memperkenalkan profil serta pelaksanaan program BAZNAS Kabupaten Serang. Ia juga menekankan pentingnya sinergi dengan pemerintah daerah yang selama ini memberikan dukungan besar terhadap pelaksanaan program BAZNAS.

“Dukungan Pemerintah Kabupaten Serang menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program dan penguatan peran BAZNAS dalam melayani masyarakat,” ungkap H. Hasanudin.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua BAZNAS Kota Mojokerto, Muhtadi, menyampaikan apresiasinya terhadap dukungan infrastruktur dan sumber daya manusia yang dimiliki BAZNAS Kabupaten Serang. Menurutnya, kesiapan tersebut menjadi modal penting dalam menjalankan program serta membangun kolaborasi yang kuat dengan pemerintah daerah.

“BAZNAS Kabupaten Serang memiliki dukungan infrastruktur dan sumber daya manusia yang cukup baik. Sinergi dengan pemerintah daerah juga menjadi hal penting dalam mengoptimalkan peran BAZNAS,” ujar Muhtadi.

Sejalan dengan pentingnya kolaborasi tersebut, Asisten Daerah II Kabupaten Serang, H. Febriyanto, turut mengapresiasi kontribusi BAZNAS dalam mendukung pengumpulan zakat di Kabupaten Serang. Ia juga menyoroti langkah cepat BAZNAS dalam merespons bencana sebagai bentuk inovasi dan kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan.

“Kontribusi BAZNAS dalam mendukung pengumpulan zakat serta merespons bencana dengan cepat merupakan langkah positif yang perlu terus diperkuat agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat,” tutur H. Febriyanto.

Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) dan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Serang. Pada kesempatan tersebut, juga dilaksanakan penyerahan secara simbolis infak, dana sosial keagamaan lainnya (DSKL), dan sembako melalui kolaborasi BAZNAS Kabupaten Serang bersama Pemerintah Kabupaten Serang melalui Dinas Sosial. Setelah rangkaian kegiatan selesai, rombongan BAZNAS Kota Mojokerto berkeliling mengunjungi beberapa ruangan di kantor BAZNAS Kabupaten Serang. Kunjungan ini menjadi kesempatan untuk melihat secara langsung fasilitas dan lingkungan kerja BAZNAS Kabupaten Serang.

Melalui kunjungan silaturahmi ini, diharapkan pertukaran pengalaman dan penguatan sinergi antarlembaga dapat terus mendorong pengelolaan zakat yang semakin optimal, responsif, dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

16/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kabupaten Serang
PIMPINAN BAZNAS KABUPATEN SERANG HADIRI RAKORNAS BAZNAS 2026, PERKUAT SINERGI PENGELOLAAN ZAKAT NASIONAL

JAKARTA – Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Serang menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS Tahun 2026 yang berlangsung pada 13–15 Oktober 2026 di Jakarta. Mengusung tema “Konsolidasi Zakat Indonesia yang Produktif dan Berdampak”, kegiatan ini menjadi forum strategis untuk memperkuat koordinasi, menyelaraskan kebijakan, serta meningkatkan peran zakat dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.

Delegasi BAZNAS Kabupaten Serang yang mengikuti kegiatan tersebut terdiri atas Ketua BAZNAS Kabupaten Serang H. Hasanudin, S.Pd.I., Wakil Ketua I H. Abdul Muhyi, S.Ag., M.Pd., Wakil Ketua II H. Saprudin JA., Lc., dan Wakil Ketua III Mulyadi, S.Ag., M.M.

Keikutsertaan jajaran pimpinan tersebut merupakan bentuk komitmen BAZNAS Kabupaten Serang dalam mendukung penguatan pengelolaan zakat yang profesional, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kemaslahatan umat. Melalui Rakornas ini, BAZNAS Kabupaten Serang juga berkesempatan memperkuat koordinasi dengan BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi, serta BAZNAS kabupaten/kota dalam mengembangkan pengelolaan zakat yang semakin terarah dan berkelanjutan.

Rakornas BAZNAS 2026 menjadi momentum penting untuk membahas berbagai tantangan dan peluang pengelolaan zakat di tengah kebutuhan masyarakat yang terus berkembang. Optimalisasi penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia amil, serta pengembangan program pendistribusian dan pendayagunaan menjadi bagian penting dalam mendorong pengelolaan zakat yang lebih efektif dan tepat sasaran.

Bagi BAZNAS Kabupaten Serang, hasil dan arah kebijakan yang dibahas dalam forum nasional ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam menyusun serta menyempurnakan program kerja daerah. Upaya tersebut sejalan dengan kebutuhan untuk meningkatkan partisipasi muzaki, memperluas jangkauan pelayanan, dan memastikan dana ZIS yang dihimpun dapat memberikan manfaat optimal bagi masyarakat yang membutuhkan.

Selain berperan dalam memenuhi kebutuhan dasar mustahik, zakat juga memiliki potensi besar untuk mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat. Melalui program yang tepat sasaran, dana zakat diharapkan mampu mendukung pengembangan usaha, meningkatkan akses pendidikan, membantu pemenuhan kebutuhan kesehatan, serta memperkuat kemandirian ekonomi penerima manfaat.

BAZNAS Kabupaten Serang terus berupaya mengembangkan pengelolaan ZIS yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan penghimpunan, tetapi juga memperhatikan kualitas pendistribusian, keberlanjutan program, dan dampak nyata bagi kesejahteraan mustahik. Dalam pelaksanaannya, sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Serang, perangkat daerah, dunia usaha, lembaga pendidikan, serta berbagai elemen masyarakat menjadi faktor penting untuk memperluas manfaat zakat.

Melalui keikutsertaan dalam Rakornas BAZNAS Tahun 2026, BAZNAS Kabupaten Serang berharap dapat memperkuat kapasitas kelembagaan dan meningkatkan kualitas pelaksanaan program zakat di daerah. Dengan koordinasi yang semakin solid dan pengelolaan yang berorientasi pada hasil, zakat diharapkan menjadi salah satu instrumen strategis dalam mendukung pengentasan kemiskinan dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Serang.

 

BAZNAS Kabupaten Serang — Menguatkan Pengelolaan Zakat, Memperluas Manfaat bagi Umat.

13/10/2026 | Kontributor: Humas Baznas Kab Serang
Rayakan Milad ke-26, Baznas Kabupaten Serang Salurkan Berbagai Jenis Bantuan kepada Mustahik

SERANG, – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Serang, Banten, merayakan milad ke-26 pada Selasa (15/9/2026) dengan menyalurkan berbagai jenis bantuan kepada ribuan mustahik. Perayaan ini menandai perjalanan panjang lembaga dalam mengabdi dan menebar manfaat bagi masyarakat.

Memasuki usia 26 tahun sejak berdiri pada 19 September 2000, Baznas Kabupaten Serang terus berkomitmen meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para penerima zakat di wilayahnya.

Ketua Baznas Kabupaten Serang, Hasanudin, mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian tersebut. “Alhamdulillah, Baznas Kabupaten Serang telah berusia 26 tahun. Diawali kepemimpinan dari tahun 2000 sampai 2007 oleh Prof. Dr. H. Suparman Usman, SH. Kini di bawah kepemimpinan keempat, insya Allah Baznas Kabupaten Serang akan semakin tumbuh kuat dan berdampak bagi masyarakat Kabupaten Serang,” ujarnya saat perayaan di Pendopo Bupati Serang.

Hasanudin mengambil inspirasi dari usia 26 tahun Nabi Besar Muhammad SAW, yang merupakan tahun kedua pernikahan dengan Khadijah, sebagai usia penuh keberkahan dan tanggung jawab. Inspirasi ini diharapkan dapat memotivasi masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui Baznas Kabupaten Serang.

Dalam rangkaian milad ini, Baznas Kabupaten Serang menyalurkan 247 unit tangki air bersih ke berbagai kecamatan yang terdampak kekeringan. Bantuan ini merupakan hasil kolaborasi dengan berbagai instansi, di antaranya Dinas Perkim melalui PT REI (15 tangki), DPMPTSP (100 tangki), PT Serang (20 tangki), Setda Kabupaten Serang (10 tangki), dan DPUPR (5 tangki). “Bantuan ini diharapkan dapat membantu masyarakat yang kesulitan akses air bersih, terutama di wilayah-wilayah terdampak kekeringan maupun abu vulkanik,” kata Hasan.

Selain air bersih, Baznas juga mendistribusikan 100 paket sembako untuk warga terdampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau di empat kecamatan pesisir: Anyer, Cinangka, Pulo Ampel, dan Bojonegara. Bantuan lainnya mencakup beasiswa untuk anak sekolah di Kecamatan Tirtayasa, bantuan bagi bayi baru lahir dari ibu tunggal disabilitas di Kecamatan Ciomas, pembangunan rumah layak huni senilai Rp25 juta di Kecamatan Waringinkurung, serta pembagian 30.000 masker untuk 29 kecamatan terdampak abu vulkanik.

 

 

“Zakat yang Bapak/Ibu tunaikan langsung disalurkan. Dampaknya nyata, dirasakan langsung oleh saudara-saudara kita yang membutuhkan. Mari terus bergandengan tangan, menebar kebaikan, menjadikan Kabupaten Serang yang semakin sejahtera, dari kita, untuk kita semua,” tutup Hasanudin

15/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Serang

Berita Terbaru

BAZNAS RI Bersama Alfa Group Resmikan Rumah Sehat untuk Layanan Kesehatan Gratis di Jakarta
BAZNAS RI Bersama Alfa Group Resmikan Rumah Sehat untuk Layanan Kesehatan Gratis di Jakarta
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bekerja sama dengan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart) dan PT Midi Utama Indonesia Tbk (Alfamidi) meresmikan Rumah Sehat BAZNAS (RSB) di Jakarta. Pembangunan RSB ini didanai melalui program Sedekah Konsumen Alfamart dan Alfamidi yang terkumpul sepanjang Januari–Desember 2024 sebesar Rp915.000.000. Dana tersebut disalurkan melalui BAZNAS untuk meningkatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu. Peresmian ini dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA., serta Pimpinan BAZNAS RI Bidang Perencanaan, Prof. Dr. Zainulbahar Noor, SE, M.Ec. Turut hadir Direktur Corporate Affairs PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart), Dr. H. Solihin, SH., MH., C.Med., C.AC., dan Direktur PT Midi Utama Indonesia (Alfamidi), Afid Hermeily, SH., MH. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, menyatakan bahwa pembangunan RSB Jakarta merupakan wujud komitmen BAZNAS dalam meningkatkan kesejahteraan umat, terutama di bidang kesehatan. “Alfamart dan Alfamidi kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat dengan memfasilitasi konsumen dermawan untuk menyalurkan donasi mereka melalui program sedekah konsumen,” ujar Kiai Noor. “Kami bersyukur atas dukungan dari Alfamart dan Alfamidi serta kepercayaan masyarakat dalam berdonasi. Rumah Sehat BAZNAS ini akan menjadi sarana utama bagi masyarakat dhuafa untuk mendapatkan layanan kesehatan yang layak,” lanjutnya. Menurut Kiai Noor, RSB Jakarta merupakan hasil kolaborasi antara BAZNAS RI, Alfamart, Alfamidi, dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam memberikan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat kurang mampu. “Alhamdulillah, saat ini kita sudah memiliki 30 RSB, dengan tambahan satu RSB lagi. RSB Jakarta ini akan menjadi ikon kita. Insya Allah, RSB ini akan menjadi percontohan bagi seluruh Indonesia. RSB ini memperlihatkan bagaimana konsumen Alfamart dan Alfamidi telah berkontribusi dalam pembangunan RSB ini,” jelasnya. Selain itu, ia menekankan bahwa peran konsumen Alfamart dan Alfamidi sangat besar dalam mendukung pembangunan dan fasilitas kesehatan melalui program sedekah yang dikelola dan disalurkan oleh BAZNAS untuk sektor kesehatan. RSB Jakarta menjadi gedung ke-24 yang diresmikan oleh BAZNAS di berbagai daerah di Indonesia. Dengan kapasitas layanan mencapai 60 pasien per hari, fasilitas ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan. “Fasilitas gedung ini dimanfaatkan secara optimal untuk berbagai layanan kesehatan, termasuk rawat jalan, pemeriksaan rutin, dan layanan darurat,” jelas Kiai Noor. Rumah Sehat BAZNAS Jakarta akan didukung oleh tenaga medis profesional dengan total 21 tenaga kerja, terdiri dari 14 tenaga kesehatan dan tujuh tenaga nonmedis yang siap memberikan pelayanan terbaik bagi pasien. “Kami sangat berterima kasih kepada masyarakat yang telah menyisihkan sebagian rezekinya melalui donasi di Alfamart dan Alfamidi. Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat yang membutuhkan akses kesehatan,” tambahnya. Sementara itu, Direktur Corporate Affairs PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart), Dr. H. Solihin, SH., MH., C.Med., C.AC., mengungkapkan rasa syukurnya dapat berkolaborasi dalam peresmian Rumah Sehat BAZNAS di Jakarta. Ia menjelaskan bahwa pembangunan RSB Jakarta tidak terlepas dari kontribusi para konsumen Alfamart yang telah bersedekah melalui kasir saat berbelanja. “Hari ini, kita kembali bertambah lagi Rumah Sehat BAZNAS, yang bukan hanya sekadar tempat berobat, tetapi juga simbol kepedulian dan gotong royong dalam membangun kesejahteraan masyarakat. Diharapkan keberadaan Rumah Sehat BAZNAS ini dapat memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat serta berkelanjutan,” ujarnya. Ia juga menyampaikan apresiasi atas kolaborasi ini serta berterima kasih kepada para konsumen Alfamart dan Alfamidi atas donasi yang mereka berikan. “Kami mengumpulkan donasi dari para konsumen untuk disalurkan melalui BAZNAS. Sejak beberapa tahun lalu, kami konsisten bekerja sama dengan BAZNAS karena telah terbukti memiliki kredibilitas dalam mengelola dana tersebut. Terima kasih juga kami sampaikan kepada para konsumen Alfamidi yang sudah memberikan donasinya untuk membantu sesama dengan berperan aktif dalam pembangunan RSB,” jelas Solihin. Ke depan, ia berharap kerja sama dengan BAZNAS terus berlanjut dalam menghadirkan program-program sosial yang bermanfaat bagi masyarakat. “Ke depan, kami juga berharap bisa terus berkolaborasi dengan BAZNAS dalam menghadirkan program-program sosial yang bermanfaat. Mari kita jadikan Rumah Sehat BAZNAS Sejahtera sebagai pusat kebaikan dan kebermanfaatan bagi semua,” ujar Solihin. Acara peresmian ini juga dihadiri oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Sumber Daya Manusia dan Umum, Kolonel Caj (Purn) Drs. Nur Chamdani, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Koordinasi Nasional, KH. Achmad Sudrajat, Lc, MA, Sekretaris Utama BAZNAS RI, H. Subhan Cholid, Lc., serta Deputi II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS RI, Dr. HM Imdadun Rahmat, M.Si, beserta jajaran. Kontributor: Daffa Yazid Fadhlan Editor: nov
BERITA17/04/2025 | Humas
Dukung Gerakan Zakat, Presiden Prabowo dan Wapres Gibran Serahkan Zakat Melalui BAZNAS
Dukung Gerakan Zakat, Presiden Prabowo dan Wapres Gibran Serahkan Zakat Melalui BAZNAS
Presiden RI ke-8, Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menunaikan zakat melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI dalam pelaksanaan Zakat Istana bertajuk Cahaya Zakat: Keajaiban Muzaki dan Mustahik di Istana Negara, Jakarta, baru-baru ini. Acara tersebut turut dihadiri sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih, Kepala Lembaga Tinggi Negara, Direksi BUMN, Pejabat Kementerian dan Lembaga, serta para kepala daerah yang bersama-sama menyalurkan zakatnya melalui BAZNAS. Penyerahan zakat Presiden dan Wapres diterima langsung oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan Rizaludin Kurniawan, M.Si., dan didoakan oleh Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, sebagaimana kewajiban amil untuk mendoakan para muzaki. Dalam sambutannya, Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan pentingnya zakat dalam memperkuat solidaritas sosial dan membantu masyarakat yang membutuhkan. “Dengan berzakat, kita dapat berbagi dengan sesama, menolong kaum dhuafa, meringankan beban hidup mereka, dan menghindarkan hidup dari sifat kikir,” ujar Prabowo. Ia juga menambahkan bahwa zakat merupakan wujud gotong royong dalam mengurangi ketimpangan sosial dan pemerataan kesejahteraan. “Semoga zakat yang kita keluarkan akan menambah ketaqwaan kita kepada Allah SWT,” tambahnya. Presiden Prabowo turut mengapresiasi kinerja BAZNAS yang telah mendapatkan pengakuan hingga ke luar negeri. “Saya menghormati kerja keras saudara-saudara (BAZNAS) yang juga diapresiasi di luar negeri, di Palestina, di Timur Tengah. Pekerjaan BAZNAS sangat dihormati, dan BAZNAS selalu hadir di tempat yang sulit. Terima kasih BAZNAS,” ujarnya. Ia juga menekankan pentingnya transparansi dan efektivitas dalam pengelolaan zakat agar dapat tepat sasaran dan memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat yang membutuhkan. Sementara itu, Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya Zakat Istana, yang untuk pertama kalinya diadakan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo. “Hari ini merupakan hari yang sangat istimewa dan membanggakan bagi kita semua. Kita patut bersyukur atas perkenan Bapak Presiden Prabowo untuk melanjutkan jejak baik dalam pelaksanaan Zakat Istana bersama Bapak Wakil Presiden Mas Gibran Rakabuming Raka, serta didampingi oleh segenap pimpinan lembaga tinggi negara, para menteri kabinet Merah Putih, serta Panglima TNI, Kapolri, Jaksa Agung, dan pimpinan BUMN,” ujar Kiai Noor. Menurutnya, momentum Zakat Istana ini menjadi pengingat akan akar spiritual dan sosial dari zakat itu sendiri. “Oleh karena itu, kami ingin menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bapak Presiden atas kepercayaan yang diberikan kepada BAZNAS untuk mengelola Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Kepercayaan ini mencerminkan kepedulian negara terhadap pemenuhan kewajiban keagamaan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sesuai dengan amanah Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945,” ucapnya. Pada kesempatan tersebut, Kiai Noor juga memaparkan kinerja pengelolaan zakat dalam empat tahun terakhir, yang terus mengalami peningkatan. “Pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah tahun 2021 sebesar Rp14 triliun, tahun 2022 sebesar Rp22,4 triliun, tahun 2023 sebesar Rp32,3 triliun, dan tahun 2024 sebesar Rp40,4 triliun, dengan target tahun 2025 ini sebesar Rp50 triliun,” ujarnya. Sementara itu, lanjut Kiai Noor, pengumpulan BAZNAS RI (pusat) sendiri pada tahun 2021 mencapai Rp517 miliar, tahun 2022 sebesar Rp634 miliar, tahun 2023 sebesar Rp882 miliar, dan tahun 2024 sebesar Rp1,12 triliun, dengan target tahun 2025 sebesar Rp1,35 triliun. “Adapun penyalurannya, pada tahun 2021, jumlah penyaluran zakat sebesar Rp14,04 triliun, tahun 2022 sebesar Rp21,6 triliun, tahun 2023 sebesar Rp31,2 triliun, dan tahun 2024 sebesar Rp39,5 triliun. Sementara penyaluran BAZNAS RI (pusat) tahun 2021 sebesar Rp501 miliar, tahun 2022 sebesar Rp756 miliar, tahun 2023 sebesar Rp675 miliar, dan tahun 2024 sebesar Rp1,07 triliun,” jelasnya. Setiap tahun, BAZNAS mengusung tema zakat yang berbeda untuk memberikan dampak nyata kepada masyarakat. “Pada tahun 2021 dan 2022 Cinta Zakat, tahun 2023 Berkah Berzakat, tahun 2024 Nikmat Berzakat, dan tahun 2025 ini sengaja kami mengusung tema Cahaya Zakat untuk Bapak Presiden Prabowo Subianto. Tema ini sebagai simbol kekuatan dan cita-cita Bapak Presiden untuk menerangi masyarakat Indonesia dan Insya Allah dunia,” ungkapnya. Kiai Noor juga mengajak seluruh elemen bangsa—pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat—untuk bersinergi dalam menjadikan zakat sebagai pilar pembangunan. “Mari kita terus berzakat dengan penuh keikhlasan, karena di dalamnya terkandung keberkahan bagi kita semua,” tuturnya. Kegiatan penyerahan zakat Presiden, Wakil Presiden, serta para menteri dan pejabat pemerintah ini turut didukung oleh Bank Syariah Indonesia (BSI). Hadir dalam acara tersebut Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama RI Prof. Dr. H. Waryono, M.Ag.; Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia K.H. Muhammad Anwar Iskandar; Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof. Dr. H. Haedar Nashir, M.Si.; Ketua Umum PB Nahdlatul Ulama Dr. (H.C.) K.H. Yahya Cholil Staquf; Ketua Badan Pelaksana Badan Wakaf Indonesia Prof. Dr. Phil. H. Kamaruddin Amin, MA; Ketua Badan Pelaksana Harian Dewan Syariah Nasional (DSN) MUI Prof. Dr. K.H. Hasanudin, M.Ag.; Kepala Badan Pelaksana Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Fadlul Imansyah; Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Bakrie; Ketua Umum BPP Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Akbar Himawan Buchari, beserta jajaran. Kontributor: Daffa Yazid Fadhlan Editor: NOV
BERITA17/04/2025 | Humas
Mahasiswa Beasiswa Cendekia BAZNAS UNINUS Gelar Pesantren 1000 Cahaya Ramadan
Mahasiswa Beasiswa Cendekia BAZNAS UNINUS Gelar Pesantren 1000 Cahaya Ramadan
Mahasiswa penerima Beasiswa Cendekia Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI dari Universitas Islam Nusantara (UNINUS) menyelenggarakan program Pesantren 1000 Cahaya Ramadan yang bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi serta berbagi kebahagiaan di bulan suci Ramadan. Salah satu kegiatan dalam program tersebut adalah buka bersama dengan anak-anak Panti Yatim Indonesia (PYI) Cabang Ujung Berung. Kegiatan yang dimulai pukul 15.00 WIB ini diawali dengan acara nonton bareng animasi Palestina yang bertujuan untuk menumbuhkan empati dan kesadaran sosial. Selanjutnya, diadakan lomba hafalan Al-Qur'an yang bertujuan mengasah kecintaan terhadap kalam Ilahi. Sebagai bagian dari rangkaian acara, peserta juga melaksanakan tadarus bersama untuk mengisi waktu menjelang berbuka dengan keberkahan. Menjelang waktu magrib, acara dilanjutkan dengan buka puasa bersama dalam suasana penuh kebersamaan, yang diakhiri dengan shalat magrib berjamaah. Melalui kegiatan ini, mahasiswa Beasiswa Cendekia BAZNAS berharap dapat memberikan kebahagiaan serta mempererat hubungan sosial di tengah bulan Ramadan yang penuh berkah. Program *Pesantren 1000 Cahaya Ramadan ini merupakan salah satu inisiatif positif yang didorong oleh semangat kebersamaan dan kepedulian, sebagai bagian dari upaya BAZNAS untuk membawa manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung anak-anak yatim dan dhuafa. Kontributor: ZHARFAN Editor: Ayu
BERITA16/04/2025 | Humas
Kolaborasi BAZNAS RI dan Flip: Mempermudah Generasi Muda Menunaikan Zakat Melalui Teknologi Digital
Kolaborasi BAZNAS RI dan Flip: Mempermudah Generasi Muda Menunaikan Zakat Melalui Teknologi Digital
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI berkolaborasi dengan aplikasi Flip, platform teknologi finansial, untuk meluncurkan layanan pembayaran zakat, infak, dan sedekah (ZIS) berbasis digital. Tujuannya adalah memberikan kemudahan bagi generasi muda agar dapat menunaikan ZIS dengan lebih praktis, aman, dan transparan. Peluncuran layanan ini dilakukan di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, baru-baru ini, dengan dihadiri oleh Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., dan CEO & Founder Flip, Rafi Putra Arriyan, beserta jajaran. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS RI, Prof. Noor Achmad, menjelaskan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan literasi serta inklusi keuangan syariah di Indonesia. “BAZNAS terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menunaikan zakat dan sedekah. Kolaborasi dengan Flip ini diharapkan dapat memperluas akses masyarakat, terutama generasi muda dan masyarakat urban, dalam menunaikan kewajiban mereka dengan lebih mudah dan efisien," ujarnya. Kiai Noor juga menekankan bahwa layanan digital ini sejalan dengan tren digitalisasi zakat. "Kami ingin memastikan bahwa setiap Muslim dapat menunaikan zakat dengan praktis, aman, dan sesuai syariat. Kemitraan dengan Flip menjadi langkah strategis dalam menghadirkan layanan ZIS digital yang terpercaya dan terintegrasi," katanya. Selain itu, Kiai Noor optimistis bahwa kemudahan akses pembayaran zakat melalui Flip dapat meningkatkan penghimpunan dana ZIS nasional. “Setiap dana yang masuk ke BAZNAS melalui Flip akan dikelola dengan prinsip 3A: Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman Konstitusi. Dengan demikian, para muzaki bisa tenang karena dana mereka benar-benar tersalurkan kepada yang berhak,” tuturnya. CEO Flip, Rafi Putra Arriyan, menambahkan bahwa kolaborasi ini mendukung visi Flip untuk memberikan layanan keuangan yang fair dan dapat diakses semua lapisan masyarakat. Berdasarkan data internal, fitur “Beramal Bersama Flip” mencatat peningkatan transaksi dua kali lipat dalam satu tahun terakhir, terutama pada bulan Ramadan. “Ke depan, kami berharap dapat terus memperluas kolaborasi dengan BAZNAS untuk menjangkau masyarakat Indonesia di luar negeri melalui fitur remitansi kami,” ujarnya. Dengan hadirnya layanan ini, masyarakat dapat dengan mudah menunaikan zakat fitrah, zakat mal, infak, dan sedekah melalui aplikasi Flip. Langkah-langkah pembayaran mencakup membuka aplikasi Flip, memilih menu beramal, memilih Zakat/Sedekah, memilih BAZNAS, memasukkan nominal, mengklik bayar, dan melakukan konfirmasi pembayaran. Kemudahan ini diharapkan memberikan dampak positif bagi masyarakat dan mendorong peningkatan kesejahteraan umat. Kontributor: Nikita Editor: YMK
BERITA16/04/2025 | Humas
Program Masjid dan Musala Berseri 2025: Meningkatkan Kenyamanan Ibadah di Seluruh Indonesia
Program Masjid dan Musala Berseri 2025: Meningkatkan Kenyamanan Ibadah di Seluruh Indonesia
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali meluncurkan program Masjid dan Mushala Berseri pada Ramadhan 1446 H/2025 M, yang bertujuan meningkatkan kenyamanan rumah ibadah di berbagai wilayah Indonesia. Program ini mencakup perbaikan dan renovasi di 50 masjid dan musala yang tersebar di delapan provinsi dan 18 kabupaten/kota, termasuk Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sulawesi Selatan, Lampung, dan Nusa Tenggara Timur. Peluncuran program ini berlangsung di Kantor Bupati Bandung Barat, Jawa Barat, baru-baru ini. Acara dihadiri oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA., Asisten Daerah III Provinsi Jawa Barat, Drs. Kusmana Hartadji, MM., Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Barat, Dr. H. Anang Jauharuddin, M.M.Pd., Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Islmail, dan jajaran pemerintah setempat. Saidah Sakwan, MA., menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk kepedulian BAZNAS terhadap kondisi rumah ibadah, terutama di wilayah pedesaan dan terpencil. “Pada bulan Ramadhan, kebutuhan akan masjid dan musala yang bersih dan nyaman menjadi prioritas. Kami berharap program ini dapat meningkatkan kualitas ibadah umat Islam di daerah yang membutuhkan,” ucapnya. Ia menambahkan bahwa program ini selaras dengan visi BAZNAS sebagai lembaga yang bertujuan menyejahterakan umat. “Kami ingin memberikan rasa aman dan nyaman bagi para jemaah sehingga mereka dapat beribadah dengan khusyuk di bulan Ramadhan. Program ini juga merupakan bagian dari syiar dakwah zakat yang terus diperluas oleh BAZNAS,” lanjutnya. Program Masjid dan Musala Berseri melibatkan mitra strategis dari berbagai sektor, termasuk masyarakat luas, untuk mendukung kegiatan renovasi. Berkat kolaborasi antara BAZNAS RI, pemerintah daerah, dan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), program ini juga bertujuan memperkuat modal sosial masyarakat. Renovasi yang dilakukan meliputi perbaikan ringan, seperti atap, dinding, lantai, tempat wudhu, hingga penggantian karpet dan pembersihan AC. Selain itu, diberikan pula Al-Quran serta peningkatan fasilitas sanitasi. Program ini berlangsung dari 10 Februari hingga 30 April 2025, demi memastikan masjid dan musala menjadi tempat ibadah yang bersih, sejuk, dan layak. Asisten Daerah III Provinsi Jawa Barat, Drs. Kusmana Hartadji, MM., mengapresiasi langkah BAZNAS ini. Ia menyatakan, “Kami sangat mendukung program ini karena membantu banyak masjid dan musala, khususnya di daerah terpencil. Kami berharap kolaborasi ini terus berlanjut sehingga lebih banyak masyarakat yang bisa beribadah dengan nyaman, terutama di bulan Ramadhan.” Dengan catatan keberhasilan pada 2022–2024, di mana BAZNAS telah merenovasi 100 masjid dan musala, program ini diharapkan menjadi pusat kegiatan syiar Islam dan mendukung program penguatan ekonomi berbasis masjid di masa depan. Kontributor: Nikita Editor: YMK
BERITA16/04/2025 | Humas
Lumbung Pangan BAZNAS Sukabumi Suplai 133,7 Ton Beras Zakat Fitrah
Lumbung Pangan BAZNAS Sukabumi Suplai 133,7 Ton Beras Zakat Fitrah
Lumbung Pangan BAZNAS Sukabumi baru-baru ini menyiapkan suplai 133,7 ton beras zakat fitrah 1446 H untuk didistribusikan ke beberapa provinsi, di antaranya DKI Jakarta, Jawa Barat, dan sekitarnya. Jumlah yang harus dipenuhi dalam program pengadaan beras zakat fitrah mencapai 26.625 pack. Pengadaan gabah yang akan digiling menjadi beras telah dilakukan sejak awal Ramadhan melalui proses pengeringan menggunakan oven maupun metode manual. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, menyampaikan bahwa program Lumbung Pangan Sukabumi dapat menjadi contoh nyata pemberdayaan ekonomi masyarakat. "Ini bentuk nyata dari contoh pemberdayaan masyarakat yang terintegrasi dalam sektor pertanian dengan distribusi zakat. Lumbung Pangan Sukabumi tidak hanya menyediakan pangan yang berkualitas, tetapi juga berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan petani dan mustahik penerima zakat," ujar Saidah dalam keterangan tertulis di Jakarta, beberapa waktu lalu. Saidah juga menambahkan bahwa Lumbung Pangan Sukabumi menciptakan ketahanan pangan yang berkelanjutan dan ke depan diharapkan semakin banyak petani yang terbantu. "Kalau hari ini sudah ada 735 petani binaan BAZNAS, maka ke depannya kan terus bertambah. Dan BAZNAS sangat menghargai dedikasi para petani dan pendamping karena telah turut berpartisipasi dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Indonesia. Semoga akan banyak tercipta lapangan pekerjaan dan dapat meningkatkan kesejahteraan mustahik," ujarnya. "Melalui Lumbung Pangan Sukabumi, BAZNAS RI ingin menjadikan para mustahik bukan hanya sebagai penerima zakat, tetapi juga sebagai bagian dari ekosistem yang lebih luas. Ini adalah upaya kami untuk mencapai zakat yang berkelanjutan," pungkas Saidah. Sementara itu, Teddy, seorang petani binaan BAZNAS, merasakan banyak manfaat dari bergabung dalam program ini dan merasa sangat bangga bisa turut berkontribusi dalam pendistribusian zakat fitrah tahun ini. Keberhasilan tersebut memberikan kebanggaan tersendiri, karena hasil kerjanya tidak hanya meningkatkan kesejahteraan pribadi, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat. "Alhamdulillah, banyak manfaat yang saya rasakan sejak bergabung dengan Lumbung Pangan BAZNAS, terutama dalam menambah penghasilan warga. Beras yang kami hasilkan terdiri dari 3 jenis beras organik dengan kualitas yang ramah lingkungan," ujar Teddy. Pada kesempatan yang sama, pendamping petani, Erick Mulyana, mengungkapkan bahwa program pendampingan untuk para mustahik menjadi bagian integral dalam Lumbung Pangan Sukabumi. Para petani yang awalnya menerima zakat kini diberdayakan untuk menjadi bagian dari sistem produksi yang berkelanjutan. "Persiapan yang kita lakukan untuk memenuhi distribusi zakat fitrah kita menggunakan lahan seluas 250 hektar, kami menggunakan metode pertanian organik untuk hasil yang optimal. Selain itu, kami mengadakan pertemuan rutin dengan anggota untuk membangun komunikasi, sehingga mereka tidak hanya mendapatkan manfaat ekonomi tetapi meningkatkan pemahaman mereka mengenai zakat," ujar Erick. Kontributor: Nova Editor: YMK
BERITA15/04/2025 | Humas
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Serang.

Lihat Daftar Rekening →