Berita Terbaru
BAZNAS RI Bersama Alfa Group Resmikan Rumah Sehat untuk Layanan Kesehatan Gratis di Jakarta
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bekerja sama dengan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart) dan PT Midi Utama Indonesia Tbk (Alfamidi) meresmikan Rumah Sehat BAZNAS (RSB) di Jakarta.
Pembangunan RSB ini didanai melalui program Sedekah Konsumen Alfamart dan Alfamidi yang terkumpul sepanjang Januari–Desember 2024 sebesar Rp915.000.000. Dana tersebut disalurkan melalui BAZNAS untuk meningkatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu.
Peresmian ini dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA., serta Pimpinan BAZNAS RI Bidang Perencanaan, Prof. Dr. Zainulbahar Noor, SE, M.Ec. Turut hadir Direktur Corporate Affairs PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart), Dr. H. Solihin, SH., MH., C.Med., C.AC., dan Direktur PT Midi Utama Indonesia (Alfamidi), Afid Hermeily, SH., MH.
Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, menyatakan bahwa pembangunan RSB Jakarta merupakan wujud komitmen BAZNAS dalam meningkatkan kesejahteraan umat, terutama di bidang kesehatan.
“Alfamart dan Alfamidi kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat dengan memfasilitasi konsumen dermawan untuk menyalurkan donasi mereka melalui program sedekah konsumen,” ujar Kiai Noor.
“Kami bersyukur atas dukungan dari Alfamart dan Alfamidi serta kepercayaan masyarakat dalam berdonasi. Rumah Sehat BAZNAS ini akan menjadi sarana utama bagi masyarakat dhuafa untuk mendapatkan layanan kesehatan yang layak,” lanjutnya.
Menurut Kiai Noor, RSB Jakarta merupakan hasil kolaborasi antara BAZNAS RI, Alfamart, Alfamidi, dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam memberikan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat kurang mampu.
“Alhamdulillah, saat ini kita sudah memiliki 30 RSB, dengan tambahan satu RSB lagi. RSB Jakarta ini akan menjadi ikon kita. Insya Allah, RSB ini akan menjadi percontohan bagi seluruh Indonesia. RSB ini memperlihatkan bagaimana konsumen Alfamart dan Alfamidi telah berkontribusi dalam pembangunan RSB ini,” jelasnya.
Selain itu, ia menekankan bahwa peran konsumen Alfamart dan Alfamidi sangat besar dalam mendukung pembangunan dan fasilitas kesehatan melalui program sedekah yang dikelola dan disalurkan oleh BAZNAS untuk sektor kesehatan.
RSB Jakarta menjadi gedung ke-24 yang diresmikan oleh BAZNAS di berbagai daerah di Indonesia. Dengan kapasitas layanan mencapai 60 pasien per hari, fasilitas ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.
“Fasilitas gedung ini dimanfaatkan secara optimal untuk berbagai layanan kesehatan, termasuk rawat jalan, pemeriksaan rutin, dan layanan darurat,” jelas Kiai Noor.
Rumah Sehat BAZNAS Jakarta akan didukung oleh tenaga medis profesional dengan total 21 tenaga kerja, terdiri dari 14 tenaga kesehatan dan tujuh tenaga nonmedis yang siap memberikan pelayanan terbaik bagi pasien.
“Kami sangat berterima kasih kepada masyarakat yang telah menyisihkan sebagian rezekinya melalui donasi di Alfamart dan Alfamidi. Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat yang membutuhkan akses kesehatan,” tambahnya.
Sementara itu, Direktur Corporate Affairs PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart), Dr. H. Solihin, SH., MH., C.Med., C.AC., mengungkapkan rasa syukurnya dapat berkolaborasi dalam peresmian Rumah Sehat BAZNAS di Jakarta.
Ia menjelaskan bahwa pembangunan RSB Jakarta tidak terlepas dari kontribusi para konsumen Alfamart yang telah bersedekah melalui kasir saat berbelanja.
“Hari ini, kita kembali bertambah lagi Rumah Sehat BAZNAS, yang bukan hanya sekadar tempat berobat, tetapi juga simbol kepedulian dan gotong royong dalam membangun kesejahteraan masyarakat. Diharapkan keberadaan Rumah Sehat BAZNAS ini dapat memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat serta berkelanjutan,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas kolaborasi ini serta berterima kasih kepada para konsumen Alfamart dan Alfamidi atas donasi yang mereka berikan.
“Kami mengumpulkan donasi dari para konsumen untuk disalurkan melalui BAZNAS. Sejak beberapa tahun lalu, kami konsisten bekerja sama dengan BAZNAS karena telah terbukti memiliki kredibilitas dalam mengelola dana tersebut. Terima kasih juga kami sampaikan kepada para konsumen Alfamidi yang sudah memberikan donasinya untuk membantu sesama dengan berperan aktif dalam pembangunan RSB,” jelas Solihin.
Ke depan, ia berharap kerja sama dengan BAZNAS terus berlanjut dalam menghadirkan program-program sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Ke depan, kami juga berharap bisa terus berkolaborasi dengan BAZNAS dalam menghadirkan program-program sosial yang bermanfaat. Mari kita jadikan Rumah Sehat BAZNAS Sejahtera sebagai pusat kebaikan dan kebermanfaatan bagi semua,” ujar Solihin.
Acara peresmian ini juga dihadiri oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Sumber Daya Manusia dan Umum, Kolonel Caj (Purn) Drs. Nur Chamdani, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Koordinasi Nasional, KH. Achmad Sudrajat, Lc, MA, Sekretaris Utama BAZNAS RI, H. Subhan Cholid, Lc., serta Deputi II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS RI, Dr. HM Imdadun Rahmat, M.Si, beserta jajaran.
Kontributor: Daffa Yazid Fadhlan
Editor: nov
BERITA17/04/2025 | Humas
Dukung Gerakan Zakat, Presiden Prabowo dan Wapres Gibran Serahkan Zakat Melalui BAZNAS
Presiden RI ke-8, Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menunaikan zakat melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI dalam pelaksanaan Zakat Istana bertajuk Cahaya Zakat: Keajaiban Muzaki dan Mustahik di Istana Negara, Jakarta, baru-baru ini.
Acara tersebut turut dihadiri sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih, Kepala Lembaga Tinggi Negara, Direksi BUMN, Pejabat Kementerian dan Lembaga, serta para kepala daerah yang bersama-sama menyalurkan zakatnya melalui BAZNAS.
Penyerahan zakat Presiden dan Wapres diterima langsung oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan Rizaludin Kurniawan, M.Si., dan didoakan oleh Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, sebagaimana kewajiban amil untuk mendoakan para muzaki.
Dalam sambutannya, Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan pentingnya zakat dalam memperkuat solidaritas sosial dan membantu masyarakat yang membutuhkan.
“Dengan berzakat, kita dapat berbagi dengan sesama, menolong kaum dhuafa, meringankan beban hidup mereka, dan menghindarkan hidup dari sifat kikir,” ujar Prabowo.
Ia juga menambahkan bahwa zakat merupakan wujud gotong royong dalam mengurangi ketimpangan sosial dan pemerataan kesejahteraan.
“Semoga zakat yang kita keluarkan akan menambah ketaqwaan kita kepada Allah SWT,” tambahnya.
Presiden Prabowo turut mengapresiasi kinerja BAZNAS yang telah mendapatkan pengakuan hingga ke luar negeri.
“Saya menghormati kerja keras saudara-saudara (BAZNAS) yang juga diapresiasi di luar negeri, di Palestina, di Timur Tengah. Pekerjaan BAZNAS sangat dihormati, dan BAZNAS selalu hadir di tempat yang sulit. Terima kasih BAZNAS,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya transparansi dan efektivitas dalam pengelolaan zakat agar dapat tepat sasaran dan memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat yang membutuhkan.
Sementara itu, Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya Zakat Istana, yang untuk pertama kalinya diadakan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo.
“Hari ini merupakan hari yang sangat istimewa dan membanggakan bagi kita semua. Kita patut bersyukur atas perkenan Bapak Presiden Prabowo untuk melanjutkan jejak baik dalam pelaksanaan Zakat Istana bersama Bapak Wakil Presiden Mas Gibran Rakabuming Raka, serta didampingi oleh segenap pimpinan lembaga tinggi negara, para menteri kabinet Merah Putih, serta Panglima TNI, Kapolri, Jaksa Agung, dan pimpinan BUMN,” ujar Kiai Noor.
Menurutnya, momentum Zakat Istana ini menjadi pengingat akan akar spiritual dan sosial dari zakat itu sendiri.
“Oleh karena itu, kami ingin menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bapak Presiden atas kepercayaan yang diberikan kepada BAZNAS untuk mengelola Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Kepercayaan ini mencerminkan kepedulian negara terhadap pemenuhan kewajiban keagamaan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sesuai dengan amanah Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945,” ucapnya.
Pada kesempatan tersebut, Kiai Noor juga memaparkan kinerja pengelolaan zakat dalam empat tahun terakhir, yang terus mengalami peningkatan.
“Pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah tahun 2021 sebesar Rp14 triliun, tahun 2022 sebesar Rp22,4 triliun, tahun 2023 sebesar Rp32,3 triliun, dan tahun 2024 sebesar Rp40,4 triliun, dengan target tahun 2025 ini sebesar Rp50 triliun,” ujarnya.
Sementara itu, lanjut Kiai Noor, pengumpulan BAZNAS RI (pusat) sendiri pada tahun 2021 mencapai Rp517 miliar, tahun 2022 sebesar Rp634 miliar, tahun 2023 sebesar Rp882 miliar, dan tahun 2024 sebesar Rp1,12 triliun, dengan target tahun 2025 sebesar Rp1,35 triliun.
“Adapun penyalurannya, pada tahun 2021, jumlah penyaluran zakat sebesar Rp14,04 triliun, tahun 2022 sebesar Rp21,6 triliun, tahun 2023 sebesar Rp31,2 triliun, dan tahun 2024 sebesar Rp39,5 triliun. Sementara penyaluran BAZNAS RI (pusat) tahun 2021 sebesar Rp501 miliar, tahun 2022 sebesar Rp756 miliar, tahun 2023 sebesar Rp675 miliar, dan tahun 2024 sebesar Rp1,07 triliun,” jelasnya.
Setiap tahun, BAZNAS mengusung tema zakat yang berbeda untuk memberikan dampak nyata kepada masyarakat.
“Pada tahun 2021 dan 2022 Cinta Zakat, tahun 2023 Berkah Berzakat, tahun 2024 Nikmat Berzakat, dan tahun 2025 ini sengaja kami mengusung tema Cahaya Zakat untuk Bapak Presiden Prabowo Subianto. Tema ini sebagai simbol kekuatan dan cita-cita Bapak Presiden untuk menerangi masyarakat Indonesia dan Insya Allah dunia,” ungkapnya.
Kiai Noor juga mengajak seluruh elemen bangsa—pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat—untuk bersinergi dalam menjadikan zakat sebagai pilar pembangunan.
“Mari kita terus berzakat dengan penuh keikhlasan, karena di dalamnya terkandung keberkahan bagi kita semua,” tuturnya.
Kegiatan penyerahan zakat Presiden, Wakil Presiden, serta para menteri dan pejabat pemerintah ini turut didukung oleh Bank Syariah Indonesia (BSI).
Hadir dalam acara tersebut Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama RI Prof. Dr. H. Waryono, M.Ag.; Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia K.H. Muhammad Anwar Iskandar; Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof. Dr. H. Haedar Nashir, M.Si.; Ketua Umum PB Nahdlatul Ulama Dr. (H.C.) K.H. Yahya Cholil Staquf; Ketua Badan Pelaksana Badan Wakaf Indonesia Prof. Dr. Phil. H. Kamaruddin Amin, MA; Ketua Badan Pelaksana Harian Dewan Syariah Nasional (DSN) MUI Prof. Dr. K.H. Hasanudin, M.Ag.; Kepala Badan Pelaksana Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Fadlul Imansyah; Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Bakrie; Ketua Umum BPP Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Akbar Himawan Buchari, beserta jajaran.
Kontributor: Daffa Yazid Fadhlan
Editor: NOV
BERITA17/04/2025 | Humas
Mahasiswa Beasiswa Cendekia BAZNAS UNINUS Gelar Pesantren 1000 Cahaya Ramadan
Mahasiswa penerima Beasiswa Cendekia Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI dari Universitas Islam Nusantara (UNINUS) menyelenggarakan program Pesantren 1000 Cahaya Ramadan yang bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi serta berbagi kebahagiaan di bulan suci Ramadan. Salah satu kegiatan dalam program tersebut adalah buka bersama dengan anak-anak Panti Yatim Indonesia (PYI) Cabang Ujung Berung.
Kegiatan yang dimulai pukul 15.00 WIB ini diawali dengan acara nonton bareng animasi Palestina yang bertujuan untuk menumbuhkan empati dan kesadaran sosial. Selanjutnya, diadakan lomba hafalan Al-Qur'an yang bertujuan mengasah kecintaan terhadap kalam Ilahi. Sebagai bagian dari rangkaian acara, peserta juga melaksanakan tadarus bersama untuk mengisi waktu menjelang berbuka dengan keberkahan.
Menjelang waktu magrib, acara dilanjutkan dengan buka puasa bersama dalam suasana penuh kebersamaan, yang diakhiri dengan shalat magrib berjamaah. Melalui kegiatan ini, mahasiswa Beasiswa Cendekia BAZNAS berharap dapat memberikan kebahagiaan serta mempererat hubungan sosial di tengah bulan Ramadan yang penuh berkah.
Program *Pesantren 1000 Cahaya Ramadan ini merupakan salah satu inisiatif positif yang didorong oleh semangat kebersamaan dan kepedulian, sebagai bagian dari upaya BAZNAS untuk membawa manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung anak-anak yatim dan dhuafa.
Kontributor: ZHARFAN
Editor: Ayu
BERITA16/04/2025 | Humas
Kolaborasi BAZNAS RI dan Flip: Mempermudah Generasi Muda Menunaikan Zakat Melalui Teknologi Digital
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI berkolaborasi dengan aplikasi Flip, platform teknologi finansial, untuk meluncurkan layanan pembayaran zakat, infak, dan sedekah (ZIS) berbasis digital. Tujuannya adalah memberikan kemudahan bagi generasi muda agar dapat menunaikan ZIS dengan lebih praktis, aman, dan transparan.
Peluncuran layanan ini dilakukan di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, baru-baru ini, dengan dihadiri oleh Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., dan CEO & Founder Flip, Rafi Putra Arriyan, beserta jajaran.
Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS RI, Prof. Noor Achmad, menjelaskan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan literasi serta inklusi keuangan syariah di Indonesia. “BAZNAS terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menunaikan zakat dan sedekah. Kolaborasi dengan Flip ini diharapkan dapat memperluas akses masyarakat, terutama generasi muda dan masyarakat urban, dalam menunaikan kewajiban mereka dengan lebih mudah dan efisien," ujarnya.
Kiai Noor juga menekankan bahwa layanan digital ini sejalan dengan tren digitalisasi zakat. "Kami ingin memastikan bahwa setiap Muslim dapat menunaikan zakat dengan praktis, aman, dan sesuai syariat. Kemitraan dengan Flip menjadi langkah strategis dalam menghadirkan layanan ZIS digital yang terpercaya dan terintegrasi," katanya.
Selain itu, Kiai Noor optimistis bahwa kemudahan akses pembayaran zakat melalui Flip dapat meningkatkan penghimpunan dana ZIS nasional. “Setiap dana yang masuk ke BAZNAS melalui Flip akan dikelola dengan prinsip 3A: Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman Konstitusi. Dengan demikian, para muzaki bisa tenang karena dana mereka benar-benar tersalurkan kepada yang berhak,” tuturnya.
CEO Flip, Rafi Putra Arriyan, menambahkan bahwa kolaborasi ini mendukung visi Flip untuk memberikan layanan keuangan yang fair dan dapat diakses semua lapisan masyarakat. Berdasarkan data internal, fitur “Beramal Bersama Flip” mencatat peningkatan transaksi dua kali lipat dalam satu tahun terakhir, terutama pada bulan Ramadan. “Ke depan, kami berharap dapat terus memperluas kolaborasi dengan BAZNAS untuk menjangkau masyarakat Indonesia di luar negeri melalui fitur remitansi kami,” ujarnya.
Dengan hadirnya layanan ini, masyarakat dapat dengan mudah menunaikan zakat fitrah, zakat mal, infak, dan sedekah melalui aplikasi Flip. Langkah-langkah pembayaran mencakup membuka aplikasi Flip, memilih menu beramal, memilih Zakat/Sedekah, memilih BAZNAS, memasukkan nominal, mengklik bayar, dan melakukan konfirmasi pembayaran. Kemudahan ini diharapkan memberikan dampak positif bagi masyarakat dan mendorong peningkatan kesejahteraan umat.
Kontributor: Nikita
Editor: YMK
BERITA16/04/2025 | Humas
Program Masjid dan Musala Berseri 2025: Meningkatkan Kenyamanan Ibadah di Seluruh Indonesia
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali meluncurkan program Masjid dan Mushala Berseri pada Ramadhan 1446 H/2025 M, yang bertujuan meningkatkan kenyamanan rumah ibadah di berbagai wilayah Indonesia. Program ini mencakup perbaikan dan renovasi di 50 masjid dan musala yang tersebar di delapan provinsi dan 18 kabupaten/kota, termasuk Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sulawesi Selatan, Lampung, dan Nusa Tenggara Timur.
Peluncuran program ini berlangsung di Kantor Bupati Bandung Barat, Jawa Barat, baru-baru ini. Acara dihadiri oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA., Asisten Daerah III Provinsi Jawa Barat, Drs. Kusmana Hartadji, MM., Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Barat, Dr. H. Anang Jauharuddin, M.M.Pd., Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Islmail, dan jajaran pemerintah setempat.
Saidah Sakwan, MA., menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk kepedulian BAZNAS terhadap kondisi rumah ibadah, terutama di wilayah pedesaan dan terpencil. “Pada bulan Ramadhan, kebutuhan akan masjid dan musala yang bersih dan nyaman menjadi prioritas. Kami berharap program ini dapat meningkatkan kualitas ibadah umat Islam di daerah yang membutuhkan,” ucapnya.
Ia menambahkan bahwa program ini selaras dengan visi BAZNAS sebagai lembaga yang bertujuan menyejahterakan umat. “Kami ingin memberikan rasa aman dan nyaman bagi para jemaah sehingga mereka dapat beribadah dengan khusyuk di bulan Ramadhan. Program ini juga merupakan bagian dari syiar dakwah zakat yang terus diperluas oleh BAZNAS,” lanjutnya.
Program Masjid dan Musala Berseri melibatkan mitra strategis dari berbagai sektor, termasuk masyarakat luas, untuk mendukung kegiatan renovasi. Berkat kolaborasi antara BAZNAS RI, pemerintah daerah, dan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), program ini juga bertujuan memperkuat modal sosial masyarakat.
Renovasi yang dilakukan meliputi perbaikan ringan, seperti atap, dinding, lantai, tempat wudhu, hingga penggantian karpet dan pembersihan AC. Selain itu, diberikan pula Al-Quran serta peningkatan fasilitas sanitasi. Program ini berlangsung dari 10 Februari hingga 30 April 2025, demi memastikan masjid dan musala menjadi tempat ibadah yang bersih, sejuk, dan layak.
Asisten Daerah III Provinsi Jawa Barat, Drs. Kusmana Hartadji, MM., mengapresiasi langkah BAZNAS ini. Ia menyatakan, “Kami sangat mendukung program ini karena membantu banyak masjid dan musala, khususnya di daerah terpencil. Kami berharap kolaborasi ini terus berlanjut sehingga lebih banyak masyarakat yang bisa beribadah dengan nyaman, terutama di bulan Ramadhan.”
Dengan catatan keberhasilan pada 2022–2024, di mana BAZNAS telah merenovasi 100 masjid dan musala, program ini diharapkan menjadi pusat kegiatan syiar Islam dan mendukung program penguatan ekonomi berbasis masjid di masa depan.
Kontributor: Nikita
Editor: YMK
BERITA16/04/2025 | Humas
Lumbung Pangan BAZNAS Sukabumi Suplai 133,7 Ton Beras Zakat Fitrah
Lumbung Pangan BAZNAS Sukabumi baru-baru ini menyiapkan suplai 133,7 ton beras zakat fitrah 1446 H untuk didistribusikan ke beberapa provinsi, di antaranya DKI Jakarta, Jawa Barat, dan sekitarnya.
Jumlah yang harus dipenuhi dalam program pengadaan beras zakat fitrah mencapai 26.625 pack. Pengadaan gabah yang akan digiling menjadi beras telah dilakukan sejak awal Ramadhan melalui proses pengeringan menggunakan oven maupun metode manual.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, menyampaikan bahwa program Lumbung Pangan Sukabumi dapat menjadi contoh nyata pemberdayaan ekonomi masyarakat.
"Ini bentuk nyata dari contoh pemberdayaan masyarakat yang terintegrasi dalam sektor pertanian dengan distribusi zakat. Lumbung Pangan Sukabumi tidak hanya menyediakan pangan yang berkualitas, tetapi juga berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan petani dan mustahik penerima zakat," ujar Saidah dalam keterangan tertulis di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Saidah juga menambahkan bahwa Lumbung Pangan Sukabumi menciptakan ketahanan pangan yang berkelanjutan dan ke depan diharapkan semakin banyak petani yang terbantu.
"Kalau hari ini sudah ada 735 petani binaan BAZNAS, maka ke depannya kan terus bertambah. Dan BAZNAS sangat menghargai dedikasi para petani dan pendamping karena telah turut berpartisipasi dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Indonesia. Semoga akan banyak tercipta lapangan pekerjaan dan dapat meningkatkan kesejahteraan mustahik," ujarnya.
"Melalui Lumbung Pangan Sukabumi, BAZNAS RI ingin menjadikan para mustahik bukan hanya sebagai penerima zakat, tetapi juga sebagai bagian dari ekosistem yang lebih luas. Ini adalah upaya kami untuk mencapai zakat yang berkelanjutan," pungkas Saidah.
Sementara itu, Teddy, seorang petani binaan BAZNAS, merasakan banyak manfaat dari bergabung dalam program ini dan merasa sangat bangga bisa turut berkontribusi dalam pendistribusian zakat fitrah tahun ini. Keberhasilan tersebut memberikan kebanggaan tersendiri, karena hasil kerjanya tidak hanya meningkatkan kesejahteraan pribadi, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat.
"Alhamdulillah, banyak manfaat yang saya rasakan sejak bergabung dengan Lumbung Pangan BAZNAS, terutama dalam menambah penghasilan warga. Beras yang kami hasilkan terdiri dari 3 jenis beras organik dengan kualitas yang ramah lingkungan," ujar Teddy.
Pada kesempatan yang sama, pendamping petani, Erick Mulyana, mengungkapkan bahwa program pendampingan untuk para mustahik menjadi bagian integral dalam Lumbung Pangan Sukabumi. Para petani yang awalnya menerima zakat kini diberdayakan untuk menjadi bagian dari sistem produksi yang berkelanjutan.
"Persiapan yang kita lakukan untuk memenuhi distribusi zakat fitrah kita menggunakan lahan seluas 250 hektar, kami menggunakan metode pertanian organik untuk hasil yang optimal. Selain itu, kami mengadakan pertemuan rutin dengan anggota untuk membangun komunikasi, sehingga mereka tidak hanya mendapatkan manfaat ekonomi tetapi meningkatkan pemahaman mereka mengenai zakat," ujar Erick.
Kontributor: Nova
Editor: YMK
BERITA15/04/2025 | Humas

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Serang.
Lihat Daftar Rekening →