Berita Terkini
BAZNAS Kabupaten Serang Tetapkan Target Pengumpulan ZIS Rp29,61 Miliar pada 2027, Perkuat Strategi dan Tata Kelola Zakat
SERANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Serang mengikuti kegiatan Evaluasi Perencanaan 2026 dan Bimbingan Teknis Perencanaan 2027 BAZNAS se-Provinsi Banten yang diselenggarakan oleh BAZNAS Provinsi Banten di Hotel Le Semar, Kota Serang, pada 21–23 Oktober 2026.
Kegiatan ini menjadi momentum strategis bagi BAZNAS Kabupaten Serang untuk mengevaluasi pelaksanaan program tahun 2026 sekaligus mematangkan perencanaan program kerja tahun 2027. Melalui kegiatan ini, diharapkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dapat semakin terarah, terukur, profesional, serta memberikan dampak yang lebih luas bagi kesejahteraan masyarakat.
Dalam penyusunan perencanaan tahun 2027, BAZNAS Kabupaten Serang menetapkan target pengumpulan ZIS sebesar Rp29.610.381.069. Target tersebut menjadi komitmen sekaligus tantangan bagi BAZNAS Kabupaten Serang untuk terus mengoptimalkan potensi zakat, memperluas jangkauan pengumpulan, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat melalui lembaga resmi.
Penetapan target pengumpulan tersebut didukung oleh potensi zakat yang ada di Kabupaten Serang, baik dari kalangan aparatur sipil negara (ASN), instansi pemerintah, badan usaha, dunia industri, Unit Pengumpul Zakat (UPZ), maupun masyarakat umum. Optimalisasi potensi tersebut memerlukan strategi yang terencana, koordinasi lintas sektor, serta penguatan sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan.
Salah satu langkah strategis yang perlu terus diperkuat adalah peningkatan peran UPZ di lingkungan instansi pemerintah, lembaga pendidikan, masjid, perusahaan, dan berbagai sektor lainnya. Melalui pembentukan dan penguatan UPZ, proses pengumpulan ZIS diharapkan semakin mudah dijangkau, terorganisasi, dan mampu mendorong peningkatan partisipasi masyarakat dalam menunaikan kewajiban zakat serta memperbanyak amal melalui infak dan sedekah.
Selain itu, peningkatan kualitas pelayanan kepada muzaki juga menjadi perhatian penting. BAZNAS Kabupaten Serang berupaya mendorong pelayanan yang mudah, cepat, transparan, dan akuntabel, termasuk melalui pemanfaatan teknologi informasi serta penguatan sosialisasi dan edukasi zakat. Dengan pelayanan yang semakin baik, kepercayaan muzaki diharapkan terus meningkat sehingga potensi pengumpulan ZIS dapat dioptimalkan secara berkelanjutan.
Evaluasi perencanaan tahun 2026 juga menjadi bagian penting dalam mengidentifikasi capaian, kendala, serta peluang perbaikan program. Hasil evaluasi tersebut diharapkan menjadi dasar dalam menyusun langkah-langkah strategis yang lebih efektif pada tahun 2027, baik dalam aspek pengumpulan, pendistribusian, pendayagunaan, maupun penguatan tata kelola kelembagaan.
BAZNAS Kabupaten Serang menyadari bahwa peningkatan pengumpulan ZIS harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas pendistribusian dan pendayagunaan dana yang dihimpun. Dana ZIS yang dikelola diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya para mustahik, melalui program-program yang mendukung pengentasan kemiskinan, peningkatan akses pendidikan dan kesehatan, pemberdayaan ekonomi, pemenuhan kebutuhan dasar, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Oleh karena itu, penyusunan perencanaan tahun 2027 perlu mengedepankan prinsip efektivitas, efisiensi, transparansi, akuntabilitas, dan kebermanfaatan. Setiap program yang direncanakan diharapkan memiliki sasaran yang jelas, indikator kinerja yang terukur, serta keterkaitan dengan kebutuhan masyarakat dan arah pembangunan daerah Kabupaten Serang.
Keikutsertaan BAZNAS Kabupaten Serang dalam kegiatan evaluasi dan bimbingan teknis ini juga menjadi upaya memperkuat koordinasi dan sinergi dengan BAZNAS Provinsi Banten serta BAZNAS kabupaten/kota lainnya. Keselarasan perencanaan diharapkan mampu mendorong pengelolaan zakat yang semakin terintegrasi dan memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah.
Dengan target pengumpulan ZIS sebesar Rp29.610.381.069 pada tahun 2027, BAZNAS Kabupaten Serang berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja pengumpulan, memperkuat kemitraan dengan berbagai pihak, mengembangkan inovasi pelayanan, serta menjaga amanah para muzaki melalui tata kelola zakat yang profesional, transparan, dan akuntabel.
Melalui perencanaan yang matang dan kolaborasi yang berkelanjutan, BAZNAS Kabupaten Serang optimistis bahwa pengelolaan zakat dapat semakin berperan sebagai instrumen pemberdayaan umat dan penguatan kesejahteraan masyarakat, sejalan dengan semangat mewujudkan Kabupaten Serang yang lebih sejahtera dan bahagia.
23/10/2026 | Humas Baznas Kab Serang
BAZNAS Kabupaten Serang Terima Kunjungan Silaturahmi BAZNAS Kota Mojokerto
SERANG — BAZNAS Kabupaten Serang menerima kunjungan silaturahmi dari BAZNAS Kota Mojokerto pada Jumat (16/10/2026), bertempat di Aula BAZNAS Kabupaten Serang. Kunjungan ini menjadi kesempatan untuk berbagi pengalaman sekaligus memperkuat sinergi dalam pengelolaan zakat dan dukungan terhadap program pemerintah daerah. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Serang, H. Hasanudin, S.Pd.I., memperkenalkan profil serta pelaksanaan program BAZNAS Kabupaten Serang. Ia juga menekankan pentingnya sinergi dengan pemerintah daerah yang selama ini memberikan dukungan besar terhadap pelaksanaan program BAZNAS.
“Dukungan Pemerintah Kabupaten Serang menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program dan penguatan peran BAZNAS dalam melayani masyarakat,” ungkap H. Hasanudin.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua BAZNAS Kota Mojokerto, Muhtadi, menyampaikan apresiasinya terhadap dukungan infrastruktur dan sumber daya manusia yang dimiliki BAZNAS Kabupaten Serang. Menurutnya, kesiapan tersebut menjadi modal penting dalam menjalankan program serta membangun kolaborasi yang kuat dengan pemerintah daerah.
“BAZNAS Kabupaten Serang memiliki dukungan infrastruktur dan sumber daya manusia yang cukup baik. Sinergi dengan pemerintah daerah juga menjadi hal penting dalam mengoptimalkan peran BAZNAS,” ujar Muhtadi.
Sejalan dengan pentingnya kolaborasi tersebut, Asisten Daerah II Kabupaten Serang, H. Febriyanto, turut mengapresiasi kontribusi BAZNAS dalam mendukung pengumpulan zakat di Kabupaten Serang. Ia juga menyoroti langkah cepat BAZNAS dalam merespons bencana sebagai bentuk inovasi dan kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan.
“Kontribusi BAZNAS dalam mendukung pengumpulan zakat serta merespons bencana dengan cepat merupakan langkah positif yang perlu terus diperkuat agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat,” tutur H. Febriyanto.
Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) dan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Serang. Pada kesempatan tersebut, juga dilaksanakan penyerahan secara simbolis infak, dana sosial keagamaan lainnya (DSKL), dan sembako melalui kolaborasi BAZNAS Kabupaten Serang bersama Pemerintah Kabupaten Serang melalui Dinas Sosial. Setelah rangkaian kegiatan selesai, rombongan BAZNAS Kota Mojokerto berkeliling mengunjungi beberapa ruangan di kantor BAZNAS Kabupaten Serang. Kunjungan ini menjadi kesempatan untuk melihat secara langsung fasilitas dan lingkungan kerja BAZNAS Kabupaten Serang.
Melalui kunjungan silaturahmi ini, diharapkan pertukaran pengalaman dan penguatan sinergi antarlembaga dapat terus mendorong pengelolaan zakat yang semakin optimal, responsif, dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
16/10/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Serang
PIMPINAN BAZNAS KABUPATEN SERANG HADIRI RAKORNAS BAZNAS 2026, PERKUAT SINERGI PENGELOLAAN ZAKAT NASIONAL
JAKARTA – Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Serang menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS Tahun 2026 yang berlangsung pada 13–15 Oktober 2026 di Jakarta. Mengusung tema “Konsolidasi Zakat Indonesia yang Produktif dan Berdampak”, kegiatan ini menjadi forum strategis untuk memperkuat koordinasi, menyelaraskan kebijakan, serta meningkatkan peran zakat dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.
Delegasi BAZNAS Kabupaten Serang yang mengikuti kegiatan tersebut terdiri atas Ketua BAZNAS Kabupaten Serang H. Hasanudin, S.Pd.I., Wakil Ketua I H. Abdul Muhyi, S.Ag., M.Pd., Wakil Ketua II H. Saprudin JA., Lc., dan Wakil Ketua III Mulyadi, S.Ag., M.M.
Keikutsertaan jajaran pimpinan tersebut merupakan bentuk komitmen BAZNAS Kabupaten Serang dalam mendukung penguatan pengelolaan zakat yang profesional, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kemaslahatan umat. Melalui Rakornas ini, BAZNAS Kabupaten Serang juga berkesempatan memperkuat koordinasi dengan BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi, serta BAZNAS kabupaten/kota dalam mengembangkan pengelolaan zakat yang semakin terarah dan berkelanjutan.
Rakornas BAZNAS 2026 menjadi momentum penting untuk membahas berbagai tantangan dan peluang pengelolaan zakat di tengah kebutuhan masyarakat yang terus berkembang. Optimalisasi penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia amil, serta pengembangan program pendistribusian dan pendayagunaan menjadi bagian penting dalam mendorong pengelolaan zakat yang lebih efektif dan tepat sasaran.
Bagi BAZNAS Kabupaten Serang, hasil dan arah kebijakan yang dibahas dalam forum nasional ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam menyusun serta menyempurnakan program kerja daerah. Upaya tersebut sejalan dengan kebutuhan untuk meningkatkan partisipasi muzaki, memperluas jangkauan pelayanan, dan memastikan dana ZIS yang dihimpun dapat memberikan manfaat optimal bagi masyarakat yang membutuhkan.
Selain berperan dalam memenuhi kebutuhan dasar mustahik, zakat juga memiliki potensi besar untuk mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat. Melalui program yang tepat sasaran, dana zakat diharapkan mampu mendukung pengembangan usaha, meningkatkan akses pendidikan, membantu pemenuhan kebutuhan kesehatan, serta memperkuat kemandirian ekonomi penerima manfaat.
BAZNAS Kabupaten Serang terus berupaya mengembangkan pengelolaan ZIS yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan penghimpunan, tetapi juga memperhatikan kualitas pendistribusian, keberlanjutan program, dan dampak nyata bagi kesejahteraan mustahik. Dalam pelaksanaannya, sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Serang, perangkat daerah, dunia usaha, lembaga pendidikan, serta berbagai elemen masyarakat menjadi faktor penting untuk memperluas manfaat zakat.
Melalui keikutsertaan dalam Rakornas BAZNAS Tahun 2026, BAZNAS Kabupaten Serang berharap dapat memperkuat kapasitas kelembagaan dan meningkatkan kualitas pelaksanaan program zakat di daerah. Dengan koordinasi yang semakin solid dan pengelolaan yang berorientasi pada hasil, zakat diharapkan menjadi salah satu instrumen strategis dalam mendukung pengentasan kemiskinan dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Serang.
BAZNAS Kabupaten Serang — Menguatkan Pengelolaan Zakat, Memperluas Manfaat bagi Umat.
13/10/2026 | Humas Baznas Kab Serang
Berita Pendistribusian

Santunan Yatim Bersama BAZNAS Provinsi Banten
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Serang menyalurkan santunan untuk 100 anak yatim di Kabupaten Serang dalam program Santunan 1.000 anak yatim yang diselenggarakan oleh BAZNAS Provinsi Banten.
Dalam acara ini yang diselenggarakan pada Kamis, 2 Juli 2026 di Masjid Agung Ats-Tsauroh Banten, 1.000 anak yatim diberikan santunan dengan besar bantuan sebesar Rp300.000 per anak.
H. Hasanudin, S.Pd.I menyatakan bahwa “100 anak yang dikirim untuk menerima santunan ini merupakan anak-anak yang belum pernah mendapatkan santunan di 2 program santunan BAZNAS Kabupaten Serang sebelumnya.”
Dengan total santunan yang dilaksanakan BAZNAS Kabupaten Serang sebanyak 2.500 anak dan bekerjasama dengan BAZNAS Provinsi Banten 100 anak dengan ini semoga santunan yang diberikan bisa merata untuk masyarakat Kabupaten Serang hal ini merupakan upaya sinergi BAZNAS Kabupaten Serang dengan Visi Misi Bupati Serang dalam mensejahterakan masyarakat Kabupaten Serang. (Humas BAZNAS Kabupaten Serang)
02/07/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Serang

Layanan Ambulance Gratis BAZNAS Kabupaten Serang
Sebagai wujud nyata komitmen dalam meningkatkan pelayanan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, BAZNAS Kabupaten Serang menyediakan fasilitas Ambulance Gratis yang siap melayani para mustahik di wilayah Kabupaten Serang. Layanan ini hadir untuk memudahkan akses mobilitas medis tanpa dipungut biaya sepeser pun.
Apa Saja Layanan Ambulance Gratis Ini?
Antar-Jemput Pasien Mustahik: Memudahkan akses dari rumah menuju fasilitas kesehatan (Puskesmas/Rumah Sakit) atau sebaliknya.
Respons Cepat & Siap Melayani: Didukung oleh armada yang prima dan petugas yang tulus melayani masyarakat Kabupaten Serang.
"Mari bersama ringankan beban sesama. BAZNAS Kabupaten Serang siap melayani dengan sepenuh hati demi mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera."
Cara Mengakses Layanan:
Bagi masyarakat Kabupaten Serang yang membutuhkan informasi lebih lanjut atau memerlukan layanan ambulance darurat ini, silakan hubungi Kantor BAZNAS Kabupaten Serang atau melalui kontak layanan pelanggan resmi kami.
Salurkan zakat, infak, dan sedekah terbaik Anda melalui BAZNAS Kabupaten Serang untuk terus menghidupkan program-program kebermanfaatan seperti ini.
01/07/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Serang

BAZNAS Kabupaten Serang Santuni 1.500 Anak Yatim dan Dhuafa pada Muharram 1448 H
Kabupaten Serang, 29 Juni 2026 – Dalam rangka menyemarakkan bulan Muharram 1448 Hijriah, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Serang menyelenggarakan kegiatan Santunan 1.500 Anak Yatim dan Dhuafa Tingkat Kabupaten Serang yang berlangsung di Lapangan Tenis Indoor Pemerintah Kabupaten Serang, Senin (29/6/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Bersama anak yatim dan Dhuafa meraih keberkahan menuju Serang Bahagia” tersebut berlangsung dengan khidmat dan penuh kehangatan. Acara dihadiri oleh Perwakilan Kementrian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Bupati Serang, Hj. Ratu Rachmatuzakiyah, S.Pd., M.M., didampingi Wakil Bupati Serang, H. Muhamad Najib Hamas, S.E., M.M.
Turut hadir Ketua BAZNAS Kabupaten Serang, H. Hasanudin, S.Pd.I., beserta jajaran Pimpinan BAZNAS Kabupaten Serang, Sekretaris Daerah, Zaldi Dhuhana, S.P., M.PP., M.T. para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para Camat se-Kabupaten Serang, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Serang, Kepala Kementerian Haji, Ketua MUI Kabupaten Serang, pimpinan BUMD, pimpinan perbankan, para muzaki, serta berbagai unsur masyarakat dan tamu undangan lainnya.
Sebanyak 1.500 anak yatim dan dhuafa dari seluruh kecamatan di Kabupaten Serang menerima santunan sebagai bentuk kepedulian dan komitmen BAZNAS Kabupaten Serang bersama Pemerintah Kabupaten Serang dalam menghadirkan kebahagiaan bagi mereka, khususnya di bulan Muharram yang dikenal sebagai bulan penuh keberkahan dan kepedulian terhadap anak yatim.
Pada kegiatan ini juga dimeriahkan oleh Pesulap dan Badut yang menghibur para anak Yatim. Para OPD juga menyediakan aneka Jajanan mulai dari Bakso, Somay, Batagor, Es dan lainnya serta permainan kereta-keretaan, bola, Mancing dan Mewarnai.
Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Serang, H. Hasanudin, S.Pd.I., menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut berkat sinergi berbagai pihak.
"Alhamdulillah, pada hari ini kita dapat kembali melaksanakan Santunan 1.500 Anak Yatim dan Dhuafa Tingkat Kabupaten Serang dalam rangka menyambut bulan Muharram 1448 Hijriah. Kegiatan ini merupakan wujud nyata amanah zakat, infak, dan sedekah yang telah dipercayakan oleh para muzaki kepada BAZNAS Kabupaten Serang."
Beliau menambahkan bahwa santunan ini bukan sekadar memberikan bantuan materi, tetapi juga menghadirkan perhatian, kasih sayang, dan semangat kepada anak-anak yatim agar mereka terus optimis dalam meraih cita-cita.
"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten Serang, para ASN, para muzaki, mitra perbankan, BUMD, perusahaan, serta seluruh masyarakat yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Kabupaten Serang. Semoga setiap kebaikan yang diberikan menjadi amal jariyah dan mendapat balasan berlipat ganda dari Allah SWT."
H. Hasanudin juga berharap sinergi antara BAZNAS, pemerintah daerah, dan masyarakat terus diperkuat sehingga manfaat zakat dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan.
Sementara itu, Bupati Serang, Hj. Ratu Rachmatuzakiyah, S.Pd., M.M., memberikan apresiasi tinggi kepada BAZNAS Kabupaten Serang atas konsistensinya dalam menghadirkan program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Dalam sambutannya beliau mengatakan,
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Serang, saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada BAZNAS Kabupaten Serang yang terus menunjukkan dedikasi dan kepeduliannya kepada masyarakat, khususnya kepada anak-anak yatim dan dhuafa."
Beliau menegaskan bahwa bulan Muharram merupakan momentum untuk meningkatkan kepedulian sosial dan memperkuat semangat gotong royong.
"Anak-anak yatim adalah amanah yang harus kita jaga bersama. Mereka memiliki hak untuk merasakan kasih sayang, pendidikan yang layak, dan masa depan yang cerah. Oleh karena itu, saya mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Serang untuk terus menumbuhkan budaya berbagi melalui zakat, infak, dan sedekah ke BAZNAS Kabupaten Serang."
Bupati Serang juga mengajak seluruh ASN, pelaku usaha, serta masyarakat yang memiliki kemampuan untuk terus mendukung program-program BAZNAS agar semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaatnya.
"Mari kita jadikan zakat sebagai instrumen untuk mengurangi kemiskinan, memperkuat solidaritas sosial, dan mewujudkan Kabupaten Serang yang lebih maju, sejahtera, religius, dan penuh keberkahan."
Di akhir sambutannya, Bupati Serang memberikan doa dan motivasi kepada seluruh anak yatim yang hadir.
"Anak-anakku sekalian, teruslah semangat belajar, rajin beribadah, hormati orang tua dan guru, serta jangan pernah berhenti bermimpi. Kalian adalah generasi penerus yang akan membawa Kabupaten Serang menjadi lebih baik di masa depan."
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan santunan secara simbolis kepada perwakilan anak yatim dan dhuafa oleh Bupati Serang, Wakil Bupati Serang, Ketua BAZNAS Kabupaten Serang, Wakil Mentri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Sekda Kabupaten Serang. Acara berlangsung dengan penuh kekeluargaan dan ditutup dengan doa Bersama yang dipimpin oleh Ketua MUI Kabuapaten Serang agar seluruh pihak yang telah berkontribusi mendapatkan keberkahan, serta Kabupaten Serang senantiasa menjadi daerah yang maju, religius, dan sejahtera
29/06/2026 | Humas BAZNAS Kab. Serang
Artikel Terbaru
Infak : Pengertian, Jenis dan Keutamaannya
Infak adalah harta yang dikeluarkan oleh seseorang atau badan usaha di luar zakat untuk kemaslahatan umum, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat.
Dalam Islam, infak merupakan amalan yang dianjurkan dan dapat dilakukan kapan saja, baik dalam kondisi lapang maupun sempit. Kata infak berasal dari bahasa Arab anfaqa yang berarti membelanjakan atau mengeluarkan harta di jalan kebaikan. Allah SWT berfirman bahwa orang-orang yang berinfak termasuk golongan orang bertakwa dan dicintai oleh-Nya (QS. Ali Imran: 133–134).
Infak memiliki berbagai keutamaan, di antaranya memperoleh pahala yang besar, mendapatkan doa dari malaikat, membersihkan dan menyucikan harta, mendatangkan keberkahan rezeki, serta menjadi perlindungan di hari kiamat. Hal ini menunjukkan bahwa infak tidak hanya berdampak secara spiritual, tetapi juga memberikan manfaat sosial bagi masyarakat.
Jenis-Jenis Infak
Infak Wajib
Infak yang harus ditunaikan karena adanya ketentuan syariat.
Contohnya adalah pembayaran kafarat, nazar yang wajib dipenuhi, atau bentuk kewajiban lain yang berkaitan dengan pelanggaran tertentu.
Infak jenis ini bukan pilihan, melainkan tanggung jawab yang harus dilaksanakan sebagai bentuk ketaatan kepada Allah.
Infak Sunnah
Infak yang dilakukan secara sukarela, tanpa paksaan, sebagai bentuk kepedulian dan kebaikan.
Contohnya: Membantu fakir miskin, Mendukung kegiatan dakwah, Menyumbang pembangunan masjid, Membantu korban bencana
Infak sunnah menjadi bukti kepekaan sosial dan kelapangan hati, sekaligus membuka pintu pahala yang luas.
Infak Mubah
Infak yang diperbolehkan secara syariat, selama tidak bertentangan dengan nilai Islam.
Misalnya: Memberikan hibah, Sumbangan untuk kegiatan sosial, Hadiah atau bantuan untuk kepentingan umum
Infak ini bernilai baik apabila disertai niat yang benar dan tujuan yang positif.
Infak Haram
Infak yang dilarang, karena niat atau penggunaannya tidak sesuai syariat.
Contohnya: Memberi dengan niat riya (pamer), Memberi untuk mendukung perbuatan maksiat, Memberi dari harta yang haram
Dalam Islam, bukan hanya jumlah yang dilihat, tetapi juga niat dan sumber hartanya..
Manfaat dan Keutamaan Berinfak
"Dan belanjakanlah (harta bendamu) di jalan Allah, dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan, dan berbuat baiklah, karena sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik." (QS. Ali Imran: 133-134).
Ayat ini menegaskan bahwa infak adalah bagian dari ibadah yang mendekatkan diri kepada Allah dan memberikan manfaat bagi kehidupan sosial masyarakat. Berikut ini beberapa keutamaan dalam berinfak:
1. Memperoleh Pahala yang Besar
“Berimanlah kepada Allah dan Rasul-Nya serta infakkanlah (di jalan Allah) sebagian dari apa yang Dia (titipkan kepadamu dan) telah menjadikanmu berwenang dalam (penggunaan)-nya. Lalu, orang-orang yang beriman di antaramu dan menginfakkan (hartanya di jalan Allah) memperoleh pahala yang sangat besar.” (QS. Al-Hadid: 7).
2. Mendapatkan Doa dari Malaikat
“Ketika hamba berada di setiap pagi, ada dua malaikat yang turun dan berdoa, ‘Ya Allah berikanlah ganti pada yang gemar berinfak (rajin memberi nafkah pada keluarga). Malaikat yang lain berdoa, ‘Ya Allah, berikanlah kebangkrutan bagi yang enggan bersedekah (memberi nafkah).’”. (HR. Bukhari).
3. Membersihkan dan Menyucikan Harta
"Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah pasti akan menggantinya dan Dialah Pemberi rezeki yang terbaik." (QS. Saba: 39). Infak adalah salah satu cara untuk membersihkan harta dari unsur-unsur yang tidak baik. Dengan berinfak, seseorang dapat menghindari sifat kikir dan menumbuhkan sifat dermawan dalam dirinya.
4. Mendapat Berkah dari Harta yang Diinfakkan
"Katakanlah: 'Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezeki bagi siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan menyempitkan bagi (siapa yang dikehendaki-Nya)'. Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan (belanjakan), maka Allah akan menggantinya dan Dialah Pemberi rezeki yang sebaik-baiknya." (QS. Saba: 39).
5. Mendapat Perlindungan di Hari Kiamat
Rasulullah SAW bersabda: "Naungan bagi seorang mukmin pada hari kiamat adalah sedekahnya." (HR. Ahmad). Dari hadis ini, dapat disimpulkan bahwa infak adalah salah satu amalan yang dapat memberikan perlindungan di akhirat kelak.
01/04/2026 | Humas BAZNAS Kab. Serang
Zakat Maal: Pengertian, Jenis, Nisab, dan Cara Menghitungnya
Mal berasal dari kata bahasa Arab yang artinya harta atau kekayaan (al-amwal, jamak dari kata mal) adalah “segala hal yang diinginkan manusia untuk disimpan dan dimiliki” (Lisan ul-Arab). Menurut Islam sendiri, harta merupakan sesuatu yang boleh atau dapat dimiliki dan digunakan (dimanfaatkan) sesuai kebutuhannya.
Zakat maal adalah zakat atas harta kekayaan yang dimiliki seorang muslim yang telah memenuhi syarat tertentu sesuai ketentuan syariat Islam. Kata maal berarti harta yang dapat dimiliki, disimpan, dan berkembang.
Kewajiban zakat maal berlaku apabila harta tersebut telah mencapai nisab (batas minimal kepemilikan) dan haul (masa kepemilikan 1 tahun hijriah), kecuali untuk jenis tertentu seperti hasil pertanian yang dibayarkan saat panen.
Jenis-Jenis Zakat Maal
Sebagaimana yang dijelaskan oleh Syaikh Dr. Yusuf Al-Qardhawi dalam kitabnya Fiqhuz-Zakah, zakat mal meliputi:
1. Zakat simpanan emas, perak, dan barang berharga lainnya
2. Zakat atas aset perdagangan
3. Zakat atas hewan ternak
4. Zakat atas hasil pertanian
5. Zakat atas hasil olahan tanaman dan hewan
6. Zakat atas hasil tambang dan tangkapan laut
7. Zakat atas hasil penyewaan aset
8. Zakat atas hasil jasa profesi, pendapatan, atau penghasilan
9. Zakat atas hasil saham dan obligasi
Syarat Zakat Maal
Zakat maal adalah zakat yang dikenakan atas harta yang:
- dimilikii secara penuh
- halal dan berkembang atau berpotensi berkembang
- mencapai nisab
- telah melewati haul (1 tahun), kecuali pertanian
Zakat maal berbeda dengan zakat fitrah. Jika zakat fitrah dibayarkan setiap Ramadan, maka zakat maal dibayarkan sesuai waktu terpenuhinya syarat nisab dan haul.
Dasar Hukum Zakat Maal
Kewajiban zakat ditegaskan dalam Al-Qur’an, di antaranya:
“Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan menyucikan mereka…” (QS. At-Taubah: 103)
Niat Zakat Maal
Nawaitu an ukhrija zakatal maali 'an nafsii fardhan lillaahi ta'aala.
Artinya: “Saya niat mengeluarkan zakat harta saya sebagai kewajiban karena Allah Ta’ala.”
Cara Membayar Zakat di BAZNAS Cilegon
Menunaikan zakat melalui BAZNAS Cilegon tidak hanya memenuhi kewajiban agama, tetapi juga berkontribusi langsung pada program pemberdayaan masyarakat, seperti pendidikan, kesehatan, dan kemaslahatan umat.
Dengan kemajuan teknologi, proses pembayaran zakat kini semakin praktis, baik secara online maupun offline. Berikut ini adalah panduan cara membayar zakat di BAZNAS Cilegon:
1. Menghitung Nisab Zakat
Untuk memastikan perhitungan zakat yang akurat dan sesuai ketentuan syariah, BAZNAS menyediakan fitur Kalkulator Zakat yang dirancang untuk mempermudah umat Islam dalam menentukan jumlah zakat yang wajib ditunaikan.
Fitur ini dapat diakses dengan mudah melalui situs resmi BAZNAS Cilegon, sehingga memberikan kemudahan dan kepastian dalam menjalankan kewajiban zakat. Akses Kalkulator Zakat lewat baznascilegon.com atau kotacilegon.baznas.go.id
2. Bayar Zakat Online
Setelah menghitung jumlah zakat Anda dengan Kalkulator Zakat, segera kunjungi baznascilegon.com atau kotacilegon.baznas.go.id untuk memilih jenis zakat yang ingin ditunaikan. Prosesnya cepat, otomatis tanpa memerlukan konfirmasi tambahan, dan sesuai dengan ketentuan syariah
3.Transfer Langsung ke Rekening Zakat BAZNAS
Selain melalui situs resmi BAZNAS, Anda dapat menunaikan zakat dengan melakukan transfer langsung ke rekening resmi BAZNAS.
Siapa yang Berhak Menerima Zakat?
Zakat maal disalurkan kepada 8 golongan (asnaf), yaitu:
1. Fakir
2. Miskin
3. Amil
4. Mualaf
5. Riqab
6. Gharimin
7. Fisabilillah
8. Ibnu Sabil
Melalui pengelolaan resmi oleh Badan Amil Zakat Nasional, zakat disalurkan secara profesional, transparan, dan tepat sasaran untuk pemberdayaan ekonomi umat.
12/02/2026 | Humas BAZNAS Kab. Serang
Niat Zakat Penghasilan & Cara Membayarnya
Zakat penghasilan atau dikenal dengan zakat profesi merupakan salah satu bagian dari zakat mal yang wajib ditunaikan oleh umat Muslim yang telah mendapat penghasilan dari pekerjaannya. Tentunya pekerjaan yang dimaksud merujuk pada pekerjaan yang halal dan tidak melanggar syariah Islam.
Sesuai yang tercantum dalam Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 3 Tahun 2003, yang dimaksud dengan penghasilan merupakan pendapatan seperti gaji, honorarium, upah, jasa, dan pendapatan lain yang diperoleh dengan cara halal.
Mereka yang dikenakan zakat penghasilan antara lain pejabat negara, pegawai atau karyawan yang mendapat penghasilan rutin, maupun tidak rutin seperti dokter, pengacara, konsultan dan sejenisnya, serta pendapatan yang diperoleh dari pekerjaan bebas lainnya.
Lantas, berapa persen zakat penghasilan yang harus dikeluarkan setiap bulannya?
Seseorang wajib mengeluarkan zakat penghasilan apabila gajinya sudah mencapai nishab zakat pendapatan sebesar 85 gram emas per tahun, dengan besar kadar 2,5%. Dalam artian, orang tersebut harus menunaikan zakat profesi sebesar 2,5% dari jumlah pendapatan yang diterima.
Apabila penghasilan dalam 1 bulan tidak mencapai nisab, maka total nominal pendapatan selama 1 tahun dikumpulkan dan dihitung, untuk selanjutnya ditunaikan apabila penghasilan bersihnya sudah cukup nisab.
Berikut cara menghitung zakat penghasilan yang benar.
Contoh kasus:
Besarnya harga emas pada hari ini adalah Rp899.886 per gram, maka nisab zakat penghasilan dalam setahun sebesar Rp76.490.310,-. Abdul memiliki pendapatan sebesar Rp7.000.000,- per bulan atau Rp84.000.000,- per tahun. Dalam kasus ini, Abdul wajib membayar zakat penghasilan karena sudah mencapai nisab.
Rumus menghitung zakat penghasilan:
2,5% x Jumlah penghasilan dalam 1 bulan
2,5% x Rp7.000.000,-
= Rp175.000,-
(dapat dihitung juga menggunakan kalkulator zakat pada website ini)
Maka, zakat penghasilan yang harus dikeluarkan Abdul setiap bulannya sebesar Rp175.000,-.
Contoh lain, ada seorang petugas kebersihan bernama Agung yang penghasilan perbulannya sebesar Rp3.000.000. Dikarenakan nominal pendapatannya tidak mencapai nishab, maka Agung tidak diwajibkan untuk menunaikan zakat penghasilan.
Dalam ajaran Islam, zakat berfungsi untuk mensucikan harta yang kita miliki. Salah satunya adalah zakat profesi yang berfungsi untuk membersihkan pendapatan atau gaji yang diperoleh dari pekerjaan.
Dalam surah Al-Baqarah ayat 267, Allah SWT berfirman:
“Wahai orang-orang yang beriman, infakkanlah (zakat) sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik.”
Berikut niat membayar zakat penghasilan atau zakat profesi.
“Nawaitu an ukhrija zakaata maali fardhan lillahi ta'ala.”
Artinya: Saya niat mengeluarkan zakat maal dari diriku sendiri fardhu karena Allah Ta ala.
Teks niat bisa juga dibaca pada gambar di atas halaman ini.
Anda dapat membayar zakat penghasilan dengan mudah melalui BAZNAS Kabupaten Serang. Zakat yang Anda tunaikan akan dikelola oleh BAZNAS Kabupaten Serang dengan prinsip Aman Syar’i, Aman Regulasi dan Aman NKRI, serta akan disalurkan kepada para mustahik Zakat.
Bisa juga Klik Menu Transfer Zakat pada website ini.
05/12/2025 | Humas BAZNAS Kab. Serang
BAZNAS TV
Company Profile BAZNAS Kabupaten Serang
Penulis: Humas BAZNAS Kabupaten Serang
Milad BAZNAS KABUPATEN SERANG KE 25
Penulis: Humas Baznas Kab. Serang



